Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
19 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
13 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Bungkam Palestina, Tim Voli Pantai Putra Indonesia Ke Babak 16 Besar

Bungkam Palestina, Tim Voli Pantai Putra Indonesia Ke Babak 16 Besar
pasangan Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudistira Pribadi. (INASGOC)
Selasa, 21 Agustus 2018 21:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PALEMBANG - Tim Voli Pantai Putra Indonesia melaju ke Babak 16 Besar setelah membungkam Palestina pada pertandingan bola voli pantai Asian Games 2018 di Arena Jakabaring Sport City Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/8/2018).

Dalam pertandingan babak penyisihan itu, pasangan Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudistira Pribadi sukses mengalahkan duet Palestina Alarqan/Alqishawi dua set langsung 21-11, 21-13.

Awalnya, Gilang Ramadhan/Danangsyah sempat gugup menghadapi Palestina untuk pertama kalinya. Namun, mereka dengan cepat beradaptasi. “Kami sempat grogi dari tiga poin awal. Tetapi, kami cepat membalikan performance,” kata Gilang yang baru pertama kali tampil di Asian Games.

Sama dengan Gilang, Danangsyah juga menyebut baru pertama kali menghadapi Palestina. “Ya, kita belum mengetahui tentang kemampuan pemain Palestina,” jelasnya.

Ia menyampaikan, melawan Palestina itu ada rasa kemanusian. Makanya, mereka sempat diberi sal oleh tim Palestina. “Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar dianggap mereka saudara apalagi banyak memberikan bantuan,” ujarnya.

Menghadapi Bangladesh di babak 16 Besar, Gilang menuturkan, mereka akan terus mematangkan strategi.. "Kita akan melihat video cara mereka bermain. Dari situ, kita baru bisa mengetahui strategi yang bakal ditampilkan," katanya.

wwwwww