Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Jonatan Bawa Indonesia Ungguli Jepang 2-1

Jonatan Bawa Indonesia Ungguli Jepang 2-1
Jonatan Christie
Selasa, 21 Agustus 2018 22:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Tunggal kedua, Jonatan Christie menyumbang angka kedua bagi tim putra Indonesia dalam laga semifinal bulutangkis beregu putra Asian Games 2018. Menang straight game dengan skor 21-15, 21-19 atas Kenta Nishimoto, Jonatan membawa tim putra ungguli Jepang dengan skor 2-1.

Kalah di pertemuan terakhir di German Open 2018, Jonatan tak menyangka ia bisa menang straight game dari Nishimoto. Kondisi lapangan yang berangin ternyata membuat Jonatan mengubah pola permainan di game pertama dan kedua.

Di game kedua, Jonatan terlihat lebih agresif dan banyak menghujankan smash nya ke area pertahanan Nishimoto. Keadaan sempat menegangkan saat Jonatan Nishimoto mengejar hingga kedudukan 19-20.

Namun Jonatan tak mau kehilangan momen, ia terus menekan pertahanan Nishimoto dan akhirnya menyelesaikan game kedua dalam pertandingan yang digelar di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (21/8/2018).

“Puji Tuhan saya bisa menang hari ini, apalagi di pertemuan sebelumnya saya kalah dan belum pernah menang dari dia. Saya tidak menyangka bisa menang straight game hari ini, saya sudah siap capek dan main rubber game melawan pemain Jepang,” kata Jonatan.

“Di sini ada posisi ‘menang angin’ dan ‘kalah angin’, jadi kita harus pintar dengan pola stroke nya. Saya belajar dari kekalahan kemarin,

“Ada faktor penonton juga. Asian Games ini empat tahun sekali, bukan seperti turnamen terbuka yang setahun bisa beberapa kali, ini yang membuat dia tegang. Seperti smash saya yang tidak terlalu ke sudut, tetapi mungkin agak keras, jadi membuat dia kaget,” jelas Jonatan.

wwwwww