Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Miris, Banyak Orangtua di Siak Ngaku tak Tahu Anaknya Menjadi Bandar Narkoba

Miris, Banyak Orangtua di Siak Ngaku tak Tahu Anaknya Menjadi Bandar Narkoba
Selasa, 21 Agustus 2018 18:54 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Hati orangtua mana yang tidak teriris ketika buah hatinya dijemput oleh pihak kepolisian di depan matanya. Lebih-lebih ketika polisi mengatakan bahwa anaknya ternyata selama ini mendapatkan uang dari hasil menjual barang haram jenis sabu.

Ekspresi itu ditunjukan kedua orangtua dari FR, pengedar narkoba jenis sabu di Jalan Kwalian, gang Sawit, Siak, Riau. FR diamankan satuan Narkoba Polres Siak saat berkumpul bersama keluarga di rumah, Senin (20/8/2018) sekira pukul 23.30 WIB. 

"Mereka kumpul keluarga saat FR kita tangkap. Bapak dan Ibu FR ini langsung terduduk diam. Mereka tak tahu kalau anaknya sudah 6 bulan ini menjadi bandar narkoba," kata Kapolres Siak, AKBP Ahmad David melalui Kasat Narkoba Polres Siak AKP Herman Pelani.

Apalagi saat digeledah tepat di depan orangtuanya, didapat sabu dalam kotak permen yang disimpan dalam kantong bajunya. Sabu yang disimpan itu beratnya mencapai 2.5 gram.

"Kita datangi rumahnya karena sudah ada laporan dari warga bahwa FR merupakan bandar narkoba di Siak. Dan saat kita geledah, benar kita temukan sabu di dalam saku baju FR. Orangtua FR tak dapat menghalangi kerja kami, karena bukti ada di tubuh anaknya," kata AKP Herman Pelani. 

Dari tangkapan lainnya juga, hal yang sama diakui oleh orangtua pelaku. Mereka selama ini tak tahu dengan profesi sampingan anaknya sebagai pengedar narkoba. 

"Di sini nampak, bahwa peran orangtua juga sangat penting. Setiap perubahan cara dan sikap anak dari hari biasanya harus diwaspadai. Apalagi ketika anak tidak memiliki pekerjaan tetapi tetap memiliki penghasilan," sebut Mantan Kapolsek Kerinci Kanan. ***

Kategori:Beladiri, Riau, Olympic, PON
wwwwww