Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Langkah Fitriani Terhenti di Babak 16 Besar

Langkah Fitriani Terhenti di Babak 16 Besar
Langkah Fitriani terhenti
Sabtu, 25 Agustus 2018 20:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Fitriani tak dapat melanjutkan kiprahnya di ajang bulutangkis perorangan Asian Games 2018. Di babak 16 besar yang dimainkan di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (25/8/2018), Fitri dikalahkan Saina Nehwal (India), dengan skor 6-21, 14-21.

Fitri benar-benar tak dapat mengeluarkan permainannya di game pertama. Ia juga banyak melakukan unforced errors dengan mendorong bola terlalu jauh ke belakang pertahanan Nehwal. Poin-poin yang didapat Nehwal di game pertama sebagian besar didapat dari kesalahan Fitri. Selain itu, Nehwal memang memiliki pukulan-pukulan tajam yang menyulitkan Fitri.

Pada game kedua, Fitri mencoba bangkit dan balik mengungguli Nehwal di game kedua, ia unggul jauh hingga 9-6. Namun kesalahan-kesalahan sendiri kembali dilakukan Fitri. Pukulannya sering melebar ke samping pertahanan Nehwal hingga Nehwal berbalik unggul 11-9 di game interval game kedua.

"Saina lebih menekan, permainan saya tidak berkembang. Di game kedua saya unggul di awal, tapi terkejar lagi karena dia bisa mengatasi pola yang saya terapkan di game kedua. Mungkin dari pikiran sendiri, waktu sering out, jadi ragu-ragu. Kalau bisa mengatasi masalah non teknis ini, saya yakin bisa memberikan perlawanan yang lebih," ujar Fitri setelah pertandingan.

"Secara power, dia lebih, bisa mengatur saya. Permainan dikendalikan sama dia. Pelatih tadi memberi instruksi kakinya dipercepat, defense dirapatkan lagi," tambahnya.

"Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia, main saya tadi mengecewakan. Terima kasih sudah mendukung saya dan tim Indonesia di Asian Games ini," ucap Fitri.

Saat berita ini diturunkan, pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu tengah bertanding melawan Tang Jinhua/Zheng Yu dari Tiongkok. *

wwwwww