Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Riau

Optimisme Ekonomi Rendah, Bakal Banyak Orang Riau Batalkan Hajatan Termasuk Pesta Nikah

Optimisme Ekonomi Rendah, Bakal Banyak Orang Riau Batalkan Hajatan Termasuk Pesta Nikah
Senin, 27 Agustus 2018 21:59 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Nilai ITK (Indeks Tendensi Konsumen) Provinsi Riau pada Triwulan III-2018 diperkirakan hanya sebesar 94,94, artinya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan yang akan datang diperkirakan pesimis, mengalami penurunan jika dibandingkan triwulan II-2018 yang sebesar 117,18.

Memburuknya ekonomi Riau ini membuat banyak masyarakat membatalkan pengeluaran yang belum terlalu penting. Bukan hanya untuk membeli barang-barang mewah, masyarakat juga akan menunda untuk berekreasi bahkan juga menunda hajatan seperti pernikahan.

''Kita memperkirakan pesimisme kondisi ekonomi konsumen tersebut didukung oleh kedua indeks pendukungnya, yaitu indeks pendapatan rumah tangga mendatang sebesar 96,98 dan indeks rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi dan pesta/hajatan sebesar 91,37,'' ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden Gultom di Pekanbaru, Senin (27/8/2018).

Sesungguhnya, lanjut Aden, persepsi konsumen terhadap perekonomian Riau Triwulan II-2018 optimis, namun tidak sebaik kondisi ekonomi nasional (125,43). Jika dilihat secara spasial Pulau Sumatera, Provinsi Bangka Belitung merupakan provinsi paling optimis dibanding provinsi provinsi lainnya, dengan nilai indeks sebesar 126,89 dan lebih tinggi dibanding ITK nasional.

"Sementara Provinsi Riau merupakan provinsi dengan tingkat optimismenya terhadap kondisi ekonomi paling rendah di Pulau Sumatera dengan tingkat optimisme sebesar 117,18," tuturnya. ***

Kategori:Ekonomi, Riau, PON
wwwwww