Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Riau

10.000 Tenaga Honorer Pemprov Riau Dikabarkan akan Dirumahkan, Ini Jawaban BKD...

10.000 Tenaga Honorer Pemprov Riau Dikabarkan akan Dirumahkan, Ini Jawaban BKD...
Kamis, 06 September 2018 20:11 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Sekitar 10.000 tenaga honorer yang mengisi berbagai instansi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dikabarkan akan dirumahkan. Isu tersebut berhembus karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2018 mengalami defisit.

Namun Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan ketika dikonfirmasi terkait hal ini langsung membantah.

"Tidak ada itu. Sejauh ini tidak ada pembahasan soal perumahan honorer di BKD," bantah Ikhwan ketika dihubungi GoRiau.com melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (6/9/2018) malam.

Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya belum ada menerima arahan apapun dari Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman maupun Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi. "Memang tak ada," kata Ikhwan meyakinkan.

Seperti diketahui, Pemprov Riau mengalami defisit anggaran. Bahkan, kondisi itu akan berlanjut hingga APBD 2019 nanti. Dimana, pemerintah sendiri memprediksi APBD Provinsi Riau tahun 2019 hanya akan ada pada kisaran angka Rp8 triliun. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww