Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Jaksa Kembali Jebloskan Perambah Kawasan Hutan Inhu Ini ke Penjara

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Jaksa Kembali Jebloskan Perambah Kawasan Hutan Inhu Ini ke Penjara
tersangka MA saat diterima JPU dari PPNS DLHK Riau di Kantor Kejari Inhu.
Jum'at, 05 Oktober 2018 17:53 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Setelah ditangkap di Koja Jakarta Utara, PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Provinsi Riau langsung menyerahkan, MS (49), pada JPU (Jaksa Penuntut Umum).

Penyerahan tersangka perambah kawasan hutan di Desa Siambul, Kecamatan Seberida itu, diterima langsung oleh, Koordinator JPU Hendri Lubis SH didampingi Hayatu Comaini SH MH selaku Kasi Pidum Kejari Inhu.

"Begitu kita tangkap dan dibawa kembali ke Riau, tersangka langsung kita serahkan pada JPU untuk ke tahap II. Karena, berkas perkara tersangka ini sebelumnya telah dinyatakan lengkap atau P21," kata Tim PPNS DLHK Riau, Agus Suryoko, Kamis (4/10/2018) malam.

Disebutkan Agus, penangkapan terhadap tersangka ini, merupakan yang ke dua. Karena sebelumnya tersangka sempat bebas demi hukum lantaran masa penahanan berakhir pada Aguatus 2017 lalu.

"Awalnya, begitu kita tetapkan sebagai tersangka, MS langsung kita tahan. Akan tetapi, sebelum berkas perkara dinyatakan P21, masa penahanan MS berakhir, sehingga tersangka bebas demi hukum," tutur Agus.

Begitu berkas dinyatakan lengkap atau P21 sambung Agus, penyidik kembali melakukan pemanggilan terhadap MS, namun yang bersangkutan tidak kooperatif dan berusaha melarikan diri.

"Dengan demikian, penyidik DLHK Riau bersama institusi terkait lainnya, melakukan upaya pengejaran, hingga akhirnya tersangka kembali ditangkap di Koja Jakarta Utara," pangkas Agus yang juga Kasi Penindakan Hukum DLHK Riau itu.

Sementara itu, Kajari Inhu Supardi SH melalui Kasi Pidum Hayatu Comaini SH MH membenarkan hal itu. "Benar, berkas perkara sekaligus tersangkanya telah kita terima dan ditahan di Rutan Kelas IIB Rengat," sebut Yayat menjawab GoRiau.com.

Sebagai langkah awal, Yayat mengaku akan segera menunjuk Tim JPU yang nantinya akan menyidangkan perkara tersebut.

Terhadap tersangka, pasal yang disangkakan yaitu, pasal 92 ayat (1) huruf a jo pasal 17 ayat 2 huruf a UU RI NO 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana dengan ancaman lima tahun penjara, pangkas Yayat tegas.

Sebagai mana diberitakan GoRiau.com sebelumnya, tersangka MS sempat buron dan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) selama satu tahun. Korban ditangkap tanpa perlawanan di salah satu warung kopi di Koja Jakarta Utara pada, Rabu (3/10/2018) sore kemaren.***

wwwwww