Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Aksi Tolak PHK Memasuki Hari Ketiga, 4 Keluarga Karyawan PT Mitra Sari Prima Masih Bertenda di Depan Kantor

Aksi Tolak PHK Memasuki Hari Ketiga, 4 Keluarga Karyawan PT Mitra Sari Prima Masih Bertenda di Depan Kantor
Korban PHK, empat keluarga menggelar aksi di depan kantor PT Mitra Sari Prima, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan.
Sabtu, 06 Oktober 2018 12:33 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Empat karyawan PT Mitra Sari Prima menggelar aksi penolakan PHK secara sepihak oleh perusahaan. Aksi yang dilakukan sejak, Kamis (4/10/2018) kemarin, hingga pagi ini masih berlangsung.

Bersama anak istrinya, empat karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut bermalam di depan kantor perusahaan berlokasi di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Empat karyawan PT MSP yang di PHK tersebut yakni, Darman Jaya Zebua sebelumnya sebagai Danru Sekuriti, Syafrian Jaya Rambe operator loding ram, Erik Tambunan mandor produksi dan Mario Silalahi operator treser.

"Sampai pagi ini masih bertahan," kata sumber yang dihubungi GoRiau, Sabtu (6/10/2018).

Aksi yang dilakukan oleh empat karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, tidak digubrik oleh pihak managemen.

"Mereka akan tetap akan bertahan, sebelum ada kejelasan dari pihak perusahaan. Mereka tidak akan beranjak," kata sumber, yang meminta namanya tidak ditulis. ***

wwwwww