Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Para Games 2018

Kalah Di Semifinal Tenis Meja, Adyos Raih Perunggu

Kalah Di Semifinal Tenis Meja, Adyos Raih Perunggu
Pertandingan tenis meja. (INAPGOC)
Senin, 08 Oktober 2018 18:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Atlet Para Tenis Meja Indonesia, Adyos Astan pastikan satu perunggu dari nomor tunggal putra kelas 4 cabang tenis meja Asian Para Games 2018. Di semifinal, Senin (8/10), Adyos kalah dari wakil Korea, Kim Younggun.

"Kim Younggun ini lawan yang berat, dia peringkat satu dunia," ujar Adyos setelah pertandingan perempat final.

Pertandingan berjalan cukup sengit. Pada gim pertama, Adyos harus mengakui keunggulan wakil Korea 11-8. Pada set kedua, Adyos sempat memimpin perolehan poin dengan skor 8-4. Namun, karena kurang konsentrasi wakil Korea berhasil mengejar poin dan unggul pada akhir gim kedua 12-10.

"Saat gim kedua saya sudah unggul 8-4, tapi saya lengah sehingga korea bisa mengejar dan saya kalah di gim kedua," ujar Adyos setelah pertandingan.

Pada gim ketiga permainan Adyos sedikit menurun. Pada gim ketiga ini Adyos harus kembali mengakui keunggulan dari tunggal putra nomor satu dunia, Kim Younggun. Gim ketiga berakhir dengan skor 11-7.

Dengan hasil ini, Indonesia tetap mendapatkan medali perunggu untuk nomor tunggal putra tenis meja kelas 4. Indonesia masih meloloskan satu wakilnya ke partai final hari ini oleh Ana Widyasari dengan nomor tunggal putri kelas 11.

wwwwww