Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Scale Up Inisiasi Pembentukan Unit Penanganan Konflik Apkasindo

Scale Up Inisiasi Pembentukan Unit Penanganan Konflik Apkasindo
Jum'at, 26 Oktober 2018 11:38 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip

PEKANBARU - Sustainable Social Development Partnership (Scale Up) menginisiasi pembentukan Unit Penanganan Konflik pada Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO)  Riau. Unit ini nantinya bertugas menangani konflik untuk seluruh anggota Apkasindo se – Riau.

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana yang rileks di kantor Scale Up. Direktur Scale Up, M Rawa El Amady mengatakan pada pertemuan itu pihaknya tak sekadar bersilaturahmi. Tapi, sekaligus berkonsultasi mengenai langkah-langkah atau tahapan yang harus dilakukan di Unit Penanganan Konflik.

“Sudah disepakati Apkasindo bahwa Scale Up diberi kepercayaan untuk membentuk Unit penanganan konflik APKASINDO Riau,” kata Direktur Scale Up M.Rawa EL Amady di Pekanbaru, Kamis 25 Oktober 2018. 

Adapun tugas unit ini adalah melakukan edukasi kepada pengurus-pengurus APKASINDO, baik di provinsi maupun di kabupaten. Edukasi ini meliputi pembelajaran tentang konflik dan keterampilan menangani konflik. Scale Up sendiri bertindak sebagai advisor. Secara kelembagaan Unit Penanganan Konflik ini berada di bawah struktur Apkasindo Provinsi Riau.

“Saya berterima kasih kepada Scale Up yang bersedia membantu kami untuk membangun unit ini. Unit ini sangat kami perlukan. Diibaratkan penyakit, unit itu bak dokter spesialis bagi kami. Maka secepatnya kami merealisasikan Unit Penangangan Konflik itu” ujar Ketua Umum Apkasindo Riau, Gulat ME Manurung. 

Pada kesempatan ini, Gulat juga mendampingi anggota Apkasindo DPD Inhu yang sedang berkonflik dengan perusahaan HTI untuk mediasi dengan Scale Up.

 “Hari ini, kami dari Apkasindo Riau mendampingi DPD Apkasindo Inhu untuk mediasi bersama Scale Up terkait kasus penyerobotan lahan petani oleh perusahaan HTI di Desa Semelinang Darat, Desa Kulim Jaya, Desa Kota Medan dan Desa Talang Tujuh Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim,” pungkasnya. (rls)

Kategori:Badminton, Riau, PON
wwwwww