Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
12 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
10 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
6 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Punya Uang, Pemprov Riau Batal Bagikan Sapi untuk Warga 3 Kabupaten, Padahal Kandang Sudah Siap

Tak Punya Uang, Pemprov Riau Batal Bagikan Sapi untuk Warga 3 Kabupaten, Padahal Kandang Sudah Siap
Jum'at, 26 Oktober 2018 17:35 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Provinsi Riau terpaksa harus mengerem pengeluaran pasca menururnya pendapatan daerah dari bagi hasil migas. Hampir semua kegiatan ditunda dan dikurangi, termasuk proyek pengadaan sapi untuk warga. Pengurangan ini membuat warga kecewa karena berdasarkan informasi di lapangan, ternyata sudah ada warga yang menyiapkan kandang.

Awalnya, hibah sapi sudah dianggarkan sekitar Rp44 miliar namun dalam perjalanannya, anggaran itu dipangkas sekitar Rp18 miliar. ''3 kabupaten yang gagal mendapatkan sapi hibah itu Bengkalis, Pekanbaru dan Inhil,'' ujar Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur kepada GoRiau.com (26/10/2018).

Mansyur menerangkan, terkait hibah yang gagal ini dikarenakan pihak penyedia membatalkan kesepakatan karena menolak tunda bayar. Rencananya, bagian yang gagal ini akan dilanjutkan pada tahun 2019 mendatang. ''Pihak penyedia membatalkan kesepakatan karena menolak tunda bayar. Nanti kita akan bahas dan coba masukkan kedalam pembahasan APBD 2019, supaya bisa dilanjutkan tahun depan,'' pungkasnya.

Saat ini, katanya, Komisi II DPRD Riau bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau masih melakukan pembahasan agar keseluruhan bantuan hewan ternak sapi dapat direalisasikan tahun ini.

''Di satu sisi kita juga mempertimbangkan kebijakan dari dinas, kenapa ini tidak terlaksana disebabkan pihak rekanan tidak menyanggupi tunda bayar, kemudian persoalan waktu juga mepet. Tentu kalau dipaksakan juga tidak akan baik," papar Mansyur.

"Jadi arahan dari Pak Kadis, sebagian disalurkan di 2019, dan sebagian terlaksana tahun ini," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Agribinis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Nafilson mengatakan dari total 2.200 ekor proyek pengadaan sapi, terealisasi hanya 1.170 ekor yang disalurkan ke kelompok ternak di 9 sembilan kabupaten di Riau. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww