Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
23 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
2
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
23 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
3
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
23 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
4
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Metropolitan
24 jam yang lalu
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
5
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
11 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Warga RPH Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Warga RPH Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
SANAK Saudara Korban Bunuh Diri Tangisi Jasad Keluarganya
Jum'at, 26 Oktober 2018 02:54 WIB
Penulis: Dayat
BELAWAN-Seorang pria berinisial APP, warga Rumah Potong Hewan (RPH) Lingkungan Medan Deli nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pria berusia 26 itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tiang plafon kamar mandi rumahnya dengan tali seling menjerat di leher.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban ditemukan dengan posisi tergantung itu pertama kali oleh adiknya, EHT yang hendak ke kamar mandi. "Saat itu saksi hendak membuang air besar ke kamar mandi," ujar Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto SIK menjawab GoSumut, Jumat (26/10/2018) dinihari.

Lanjut diterangkannya, karena korban tidak kunjung keluar, sang adik bersama Ayahnya langsung mendobrak pintu kamar mandi tersebut. "Jadi, secara bersamaan, ayah dan adik korban terkejut menyasikan jasad korban dalam posisi tergantung dengan leher terlilit seutas tali seling," terang mantan Wakasatres Narkoba Polrestabes Medan ini.

Selanjutnya, kata Rosyid, korban diturunkan oleh keluarga dan langsung dibawa ke rumah sakit Mitra Medika Tanjung Mulia untuk mendapatkan perawatan insentif. "Akan tetapi, pihak Dokter menerangkan bahwa korban sudah meninggal dunia dan jasadnya langsung dibawah ke rumah duka untuk disemayamkan," tandas Alumnus Akpol Tahun 2004 ini sembari menambahkan dari hasil keterangan sementara, tidak ada tanda kekerasan pada jasad korban.

Oleh sebab itu, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jasad korban dengan membuat surat pernyataan.

Editor:Sisie
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Sumatera Utara
wwwwww