Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Pihak Korban Tewas Lion Air Dapat Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

Pihak Korban Tewas Lion Air Dapat Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja
Ilustrasi.
Senin, 29 Oktober 2018 18:29 WIB
JAKARTA - Pesawat Lion Air jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat. Perusahaan asuransi sosial milik negara, Jasa Raharja, siap menyantuni pihak korban pesawat bernomor penerbangan JT 610 itu.

"Bahwa berdasarkan UU No 33 dan PMK Nomor 15 Tahun 2017, kepada korban meninggal dunia, Jasa Raharja siap menyerahkan hak santunan sebesar Rp 50 juta," kata Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S, dalam keterangan pers tertulisnya, Senin (29/10/2018).

Jasa Raharja juga menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan itu. Mereka menjamin seluruh penumpang Lion Air itu terjamin oleh perlindungan Jasa Raharja.

"Dan dalam hal korban luka luka, Jasa Raharja akan menjamin biaya perawatan rumah sakit dengan biaya perawatan maksimum Rp 25 juta," kata Budi.

Jasa Rahaja telah menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, dan pihak Lion Air, serta hadir langsung di Crisis Center Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kantor Lion Air Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, dan Kantor Basarda DKI Jakarta.

Pesawat Lion Air JT 610 itu mengangkut 189 orang, termasuk awak kabin. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada pukul 06.20 WIB. Selanjutnya, pesawat itu hilang kontak pukul 06.33 WIB. Sedianya pesawat itu hendak menuju Pangkalpinang. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Voli, Olympic
wwwwww