Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Karo Humas Janji Teruskan Aspirasi Pegawai Honorer ke Plt Gubernur

Selasa, 30 Oktober 2018 23:36 WIB
BANDA ACEH - Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden, menyebutkan dirinya akan meneruskan seluruh aspirasi para guru honorer K2 yang berunjuk rasa ke Kantor Gubernur, Selasa 30/10/2018. 

"Plt Gubernur sedang berada di Korea Selatan untuk mendampingi para guru yang mengikuti program pemagangan. (Nanti) saya akan sampaikan aspirasi bapak/ibu semua ke Pak Plt Gubernur," kata Rahmad Raden saat menerima perwakilan demonstran.

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Setda Aceh itu, para demonstran menyampaikan keluh kesahnya. Mereka meminta pemerintah memberikan peluang pengangkatan mereka dari pegawai honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Namun demikian, Rahmad meminta agar para pegawai honorer itu tidak terpengaruh dengan calo-calo yang mengimin-imingkan dapat memperjuangan pengangkatan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil. "Baru- baru ini begitu marak penipuan yang terjadi dengan iming-iming bisa meloloskan PNS, hingga tertipu ratusan juta," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pegawai Aceh, Abdul Qahar, mengatakan bahwa  Badan Kepegawaian Aceh hampir tiap tahun selalu menyurati kepada kementerian terkait nasib honorer K2.

Pemerintah Aceh, kata Abdul Qahar, tidak memandang sebelah mata terhadap tenaga kerja honorer. Hanya saja yang mempunyai wewenang untuk mengangkat PNS adalah Pemerintah Pusat. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Biro Humas Pemerintah Aceh
Kategori:Badminton, Voli, Aceh
wwwwww