MPR Apresiasi Peran Media sebagai Lini Terdepan dalam Publikasi Sosialisasi 4 Pilar

MPR Apresiasi Peran Media sebagai Lini Terdepan dalam Publikasi Sosialisasi 4 Pilar
Sabtu, 10 November 2018 01:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BERAU - Peran media massa sebagai lini terdepan sumber informasi rakyat sangat penting di era informasi dan keterbukaan publik.

Peran media tidak hanya efektif mempublikasikan kegiatan pemerintah, namun juga lembaga-lembaga negara termasuk MPR RI yang selama ini menggandeng media massa baik cetak dan elektronik, khususnya dalam menyuarakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Kegiatan itu merupakan salah satu program utama MPR sesuai amanah UU No.17 Tahun 2014 tentang MD3. Guna menerima masukan para awak media dalam menyuarakan program-program MPR, pihak Biro Biro Humas Pemberitaan MPR kembali menggelar Media Expert Meeting dengan tema sentral "Peran Media dalam Mendukung Publikasi MPR di kawasan Derawan Resort, Berau Kalimantan Timur, Jumat (9/11/2018).

Acara yang dihadiri Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, dibuka langsung oleh Kepala Sub Bagian Pemberitaan Budi Muliawan dan juga dihadiri Kabag Humas Pemberitaan MPR, Muhammad Jaya serta 32 peserta perwakilan media massa.

Di awal acara, Kasubag Pemberitaan Budi Muliawan mengungkapkan poin sentral diskusi yang dibahas adalah tentang sejauh mana peran Media dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan MPR selama ini.

"Artinya fungsi dari media massa sebagai partner MPR sangat luar biasa.  Efektifitas peran media massa dalam menginformasikan program-program MPR sampai ke masyarakat di seluruh wilayah Indonesia sangat terasa.  Kolaborasi luar biasa MPR dan media massa mesti dijaga, dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya saat ini dan di masa datang," terangnya.

"Acara ini sebenarnya sudah kita jalankan sejak 2016, dan Alhamdulillah sudah sering kita gelar dengan lokasi berbeda-beda. Kedepan, kita berharap dari unsur pimpinan MPR juga bisa hadir langsung mendengar masukan dari rekan-rekan media," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa inti digelarnya media expert meeting adalah untuk berdiskusi mendapatkan masukan, ide dan gagasan seputar efektifitas, ketepatan, kualitas dan kecepatan penyampaian infomasi atau publikasi program-program MPR kepada masyarakat luas.

"Saya melihat hamonisasi hubungan baik antara MPR dan media massa sangat baik sampai saat ini dan saya harapkan harmonisasi ini bisa kita bangun dan pertahankan seterusnya," ujarnya.

Di saat yang sama Kabag Pemberitaan, Muhammad Jaya mengatakan, hubungan baik antara MPR dan media massa sudah terjalin lama terkait publikasi program-program MPR untuk rakyat. "Kami Humas MPR ingin menjaga hubungan baik dan pola kemitraan terkait publikasi dengan media massa nasional.  Disamping itu, masukan, gagasan, ide yang membangun sangat kami harapkan untuk meningkatkan kualitas penyampaian publikasi program-program MPR," tandasnya.

Sementara itu, beberapa masukan muncul dari para perwakilan media yang hadir. Diantaranya sebagian besar menyampaikan, program Sosialisasi Empat Pilar MPR dengam metode penyampaiannya sudah sangat bagus. Namun, ada baiknya MPR lebih meningkatkan metode penyampaian menyasar ke kalangan anak muda 'jaman now' dengan variasi bentuk yang nyaman diterima anak muda era kekinian contohnya dengan stand up comedy, film, animasi, dan games digital.

"Milenial sebagai salah satu segmen masyarakat yang jumlahnya cukup besar karena didominasi anak muda, menjadi sasaran yang potensial untuk sosialisasi 4 pilar. Salah satu saluran paling efektif milenial adalah media sosial. Karena itu akan lebih baik jika humas MPR bisa menjadi medsos sebagai sarana sosialisasi 4 pilar," saran Dimas Ryandi dari media onlien JawaPos.com

Usulan lainya juga datang dari GoNews.co yang juga hadir dalam acara tersebut. Kerjasama antara Media dengan Humas Pemberitaan MPR, menurutnya sudah tidak ada masalah dan sudah cukup baik selama ini.

"Harapanya, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi. Saya hanya mengingatkan soal usul rekan- rekan media pada acara Media Expert Meeting sebelumnya yakni soal sosialisasi empat pilar dengan menggandeng kaum milenial khususnya para youtuber,".

"Saya juga berharap agar kedepan sosialisasi empat pilar tidak hanya dilakukan di dapil para pimpinan MPR seperti yang selama ini dilaksanakan. Kita berharap agar sosialisasi empat pilar juga dapat digelar di daerah-daerah terpencil yang sebagaian tidak terjamah oleh media pers maupun medsos,".

Masukan lainya datang dari Pemimpin Redaksi TerpongSenayan.com. Menurutnya, setiap pemberitaan sosialisasi empat pilar perlu dikaitkan dengan isu terkini yang bertujuan agar ada packnews (cantelan berita).

"Kemudian soal foto kegiatan. Saya sarankan agar diutamakan yang memiliki kandungan berita (news foto). Dan yang terakhir Humas saya pikir perlu memantau, mencatat, dan mendiskusikan aspirasi generasi milenial. Pertanyaan seputar eksistensi dan peran lembaga MPR perlu disosialisasikan ke mereka, yang tentunya dengan cara dan bahasa yang mereka paham dan minati," tandasnya.

Diskusi pun diakhiri dengan jawaban dari Kabiro Humas Pemberitaan MPR Siti Fauziah, yang mengaku sangat berimakasih atas masukan-masukan tersebut.

"Masukan ini sangat-sangat bermanfaat bagi kami dan MPR secara kelembagaan. Dan ternyata hasil rangkuman saya, media sosial dan target generasi milenial yang menjadi sorotan. Kita memang sudah memeliki beberap akun medsos, tapi belum aktif 100 persen," tandasnya.

"Dan kedepan mungkin soal pemberitaan tidak akan monoton hanya Sosialisasi Empat pilar, tapi juga termasuk memasukkan isu-isu aktual atau isu yang sedang hangat. Kalau untuk pemberitaan baik cetak atau elektronik juga tadi ada usulan supaya tidak panjang, maksimal 6 paragraf, itu silahkan saja. Dari kita memang tetap berikan secara utuh, jadi temen-temen media silahkan memenggalnya dengan catatan tidak lari dari konten," pungkasnya. ***

wwwwww