Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Riau

Akui Kesalahan, Sandiaga Uno Minta Maaf Telah Langkahi Makam Ulama

Akui Kesalahan, Sandiaga Uno Minta Maaf Telah Langkahi Makam Ulama
Sandiaga Uno saat konferensi pers di Pekanbaru (foto winda mayma turnip)
Selasa, 13 November 2018 00:29 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Tidak mengingkari kesalahannya, Calon Wakil Presiden 2019 Sandiaga Uno justru meminta maaf atas kesalahannya karena telah melangkah makam salah satu pendiri NU saat berziarah kemakam tokoh Nahdatlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri beberapa waktu lalu. Sandiaga pun mengakui bahwa kesalahan itu adalah murni kesalahannya.

"Pertama - tama saya meminta maaf, manusia itu pasti ada khilaf. Saya juga adalah manusia yang tidak luput dari dosa," ujarnya saat konferensi pers bersama wartawan di diskusi bersama wirausaha muda dan kaum millenial di Warkop 45, Pekanbaru, Senin (12/11/2018).

"Saya harus berani mengakui bahwa itu adalah murni kesalahan saya, dan tidak melimpahkan kepada siapa - siapa. Saya sudah sering mengunjungi makam, dan biasanya di setiap makam ada pemandunya, dan ini adalah kesalahan saya, sekali lagi saya mohon maaf," ujarnya lagi.

Kemudian, Sandiaga kembali memfokuskan pembahasannya terkait bidang ekonomi yang saat ini menurutnya sangat esensial.

"Saya harus berani mengambil resiko bahwa itu (melangkahi makam, red) adalah kesalahan saya, dan tidak mau menyalahkan siapa - siapa. Sekarang, mari kita kembali kepembahasan sebelumnya, yakni pembahasan ekonomi yang menjadi hal yang esensi," terangnya.

"Jangan kita masuk kedalam isu - isu yang tidak terlalu penting untuk pembangunan ekonomi. Menghormati makam adalah salah satu hal yang esensial, maka dari itu, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya minta maaf," imbuhnya.

Terkait apakah isu melangkahi makam itu sengaja 'digoreng' oleh beberapa pihak, sandiaga pun enggan berkomentar. "No coment," jawabnya singkat. ***

Kategori:Metropolitan, Riau, PON
wwwwww