Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Awalnya Cekcok Mulut, Warga Kateman Inhil Ini Dibunuh Teman Sekampung

Awalnya Cekcok Mulut, Warga Kateman Inhil Ini Dibunuh Teman Sekampung
Selasa, 13 November 2018 13:05 WIB
PEKANBARU - Warga Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Asrin Saputra (30) tewas setelah dipukul dengan kayu. Pelakunya tak lain teman satu kampungnya dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pelakunya Mahdin (34) yang melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Kini pelaku sudah kita amankan," kata Kapolres Inhil, AKBP Christian Ronny kepada wartawan, Selasa (13/11/2018).

Ronny menjelaskan, antara korban dengan tersangka merupakan teman satu kampung. Mereka sama-sama merantau dari NTB ke Kabupaten Inhil.

Peristiwa penganiayaan hingga menghilangnya nyawa orang lain ini terjadi pada Minggu (11/11) siang hari. Keduanya terlibat keributan mulut soal pekerjaan.

"Tiba-tiba korban saat itu mencabut badiknya dan mencoba menikam pelaku. Karena akan ditikam dengan pisau, pelakupun lari," kata Ronny.

Karena terus dikejar dengan badik, pelaku Mahdin lantas mengambil kayu. Kayu yang dia dapatkan dipukulkan ke kepala korban. Akibat pukulan kayu tersebut korban lantas tak sadarkan diri.

"Korban Saputra dilarikan warga ke rumah sakit umum setempat untuk mendapat perawatan medis akibat pukulan kayu di bagian wajahnya," kata Ronny.

Sehari dirawat, kata Ronny, kondisi korban masih kritis. Rencananya keluarga akan merujuk korban ke rumah sakit yang lebih lengkap lagi. Tapi sebelum dirujuk, pada Senin (12/11) korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

"Pelaku kini sudah diamankan di Polsek Kateman untuk diproses lebih lanjut," tutup Ronny. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Badminton, Riau, Olympic
wwwwww