Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Longsor di Tanah Merah Inhil, Rumah dan Jalan Ambruk

Longsor di Tanah Merah Inhil, Rumah dan Jalan Ambruk
Selasa, 13 November 2018 14:31 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
TEMBILAHAN - Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau kembali diterpa longsor, akibatnya satu unit rumah warga, poskamling dan jalan umum sepanjang 25 meter ambruk dan jatuh ke air.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB, Selasa (13/11/2018) itu pertama kali diketahui oleh Abdul Aziz, saat ia sedang tidur, ia mendengar bunyi papan retak.

Mendengar bunyi itu, ia pun langsung memanggil anggota keluarganya untuk segera keluar dari rumahnya.

Tak berselang lama, rumahnya kemudian ambruk dan jatuh ke sungai, yang mana saat kejadian, air sungai dalam keadaan surut.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kasubbag Humas Polres Inhil, AKP Syafri Joni menerangkan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, 

"Dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai perigi Kuala Enok dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor air dalam keadaan sedang surut kering," jelasnya.

Hingga saat tim dari BPBD Kab. Inhil, pemerintah Kecamatan Tanah Merah  dan Polsek Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.

Sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor ditempatkan dirumah kerabat dan di rumah masyarakat disekitar TKP tanah longsor. ***

wwwwww