Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Pagar SDN 141 Pekanbaru Roboh, 2 Orang Meninggal, Ini Penuturan Saksi di Lokasi

Pagar SDN 141 Pekanbaru Roboh, 2 Orang Meninggal, Ini Penuturan Saksi di Lokasi
Kondisi pagar SD Negeri 141 Pekanbaru yang roboh (foto: ganda/goriau.com)
Rabu, 14 November 2018 10:09 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Warga Jalan Tengku Bey (Utama), Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau dihebohkan dengan runtuhnya tembok pagar SD Negeri 141 Pekanbaru, Rabu (14/11/2018) pagi.

Dalam insiden itu, setidaknya ada dua orang korban meninggal dunia, yakni Yanitra (17) siswi SMA Negeri 14 Pekanbaru dan seorang bocah laki-laki William Maleaki Hutaean (7) yang merupakan siswa SD nahas tersebut.

Menurut salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa rubuhnya tembok pagar SD tersebut terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saya pulang mengantar anak saya naik motor dan tiba-tiba pagarnya roboh menimpa saya," kata Rahma (32) kepada GoRiau.com saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung, Rahma yang sempat ikut menjadi korban tertimpa reruntuhan tembok pagar tersebut bisa menyelamatkan diri setelah dibantu oleh warga setempat.

Disaat yang sama, disekitar pagar tersebut banyak pengendara maupun keluarga siswa SD Negeri 141 Pekanbaru itu yang berhenti tepat di pagar tersebut untuk mengatarkan anaknya sekolah.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengungkapkan, dalam insiden tersebut diketahui masih ada lima orang korban yang menderita cidera.

"Selain korban yang meninggal dunia, masih ada beberapa korban yang mengalami cidera dan saat ini sudah dirujuk ke RS Syafira untuk mendapatkan perawatan medis," pungkasnya. ***

Editor:Barkah Nurdiansyah
Kategori:Olympic, Riau, Umum, Badminton
wwwwww