Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Tembok SD 141 Pekanbaru Roboh, 2 Pelajar Tewas Tertimpa

Tembok SD 141 Pekanbaru Roboh, 2 Pelajar Tewas Tertimpa
Rabu, 14 November 2018 10:27 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Tembok Sekolah Dasar Negeri 141 di Jalan Tengku Bey Kota Pekanbaru Riau roboh, Rabu (14/11) sekitar pukul 06.50 WIB. Dua orang pelajar menjadi korban meninggal dunia. Saat itu kedua pelajar berada persis di samping tembok.

"Korban meninggal dunia 2 orang tertimpa, sedangkan mengalami luka 3 orang dirawat di RS Syafira," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto.

Siswi yang meninggal dalam insiden itu inisial Yanitra Octavili (17) pelajar di SMAN 14 Pekanbaru, warga Abidin Kelurahan Simpang Tiga.

Sementara korban lain yang teridentifikasi adalah William Maluaki (7), pelajar SD 141 tersebut.

Susanto menyebutkan, saat itu, Yanitra sedang mengantarkan adiknya Rasyad Agus Triono (11). Kondisi RA mengalami luka ringan.

Tembok yang menjadi pagar sekolah itu roboh secara tiba-tiba saat beberapa wali murid sedang mengantarkan anaknya dan berhenti di sebelah tembok.

Untuk korban William merupakan warga perumahan Griya Tika Pasir Putih Desa Tanah Merah, dinyatakan meninggal dunia. William sempat mendapatkan perawatan, namun kondisinya kritis hingga menghembuskan nafas terkahir di RS Syafira Pekanbaru.

Saat itu, William diantar ibunya, Erlin Sihite (35), berada jauh dari posisi tembok tidak mengalami luka.

Korban lain yaitu Rahma (32), warga Jalan Perumahan GTU Blok E Bukit Raya mengalami luka ringan, serta Marwan (42) juga luka ringan. 7 unit sepeda motor ikut tertimpa. Warga beramai-ramai membantu evakuasi jenazah korban dan warga lain yang tertimpa tembok itu. Polisi mencatat keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak sekolah. ***

wwwwww