Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
11 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
3
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
6 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
4
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
24 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
5
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
5 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Jawa Barat

Inalillahi, Pemulung Temukan Mayat Dalam Drum, Diduga Wartawan Alumni IISIP Jakarta

Inalillahi, Pemulung Temukan Mayat Dalam Drum, Diduga Wartawan Alumni IISIP Jakarta
Senin, 19 November 2018 11:47 WIB
BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus penemuan sesosok mayat pria dalam drum yang menggegerkan warga di kawasan Industri Kampung Narogong, Desa Kembang Kuning, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (18/11/2018) pagi.

Informasi yang dilansir GoNews.co dari  SINDOnews, mayat tersebut diduga bernama Abdullah Fithri Setiawan (43), beralamat di TGS Catalina, Blok A3, Pagedangan, Tangerang. Abdullah Fithri Setiawan yang akrab disapa Dufi diketahui merupakan alumni Kampus IISIP Jakarta, angkatan 1993. 

Dufi juga diketahui merupakan wartawan yang pernah bergabung di dua media nasional. Dufi diduga kuat korban pembunuhan. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Diketahui, mayat itu pertama kali ditemukan SA, (56), seorang pemulung yang tengah melintas dan mencari barang bekas pada pukul 06.00 WIB pagi tadi. 

"Saya kira tong plastik berwarna biru itu isinya sampah. Tapi setelah dibuka tutup dan lakbannya ternyata mayat," kata SA kepada petugas di Mapolsek Klapanunggal.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses identifikasi, polisi langsung mengevakuasi mayat tersebut ke Pusdokkes RS Polri Kramat Jati, Jakarta.

"Terkait penyebab korban tewas kita masih dalam dan harus menunggu hasil autopsi. Namun dugaan sementara diduga mayat tertentu adalah korban pembunuhan yang sengaja dibuang dan dimasukan ke dalam tong," kata Kapolsek Klapanunggal, AKP Bimantoro Kurniawan. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:sindonews
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Barat
wwwwww