Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Diduga Dalami Ilmu Hitam, Kadir Tega Bunuh Ibu Kandung hingga Leher Putus

Diduga Dalami Ilmu Hitam, Kadir Tega Bunuh Ibu Kandung hingga Leher Putus
Kamis, 22 November 2018 05:30 WIB
BARITO TIMUR - Syain Kadir alias Iin, (30) warga Desa Murung Baki, Kabupaten Barito Timur tega mengahabisi nyawa ibu kandungnya Bawi (60), karena diduga sedang mendalami ilmu hitam.

Kini, Polsek Dusun Tengah masih melakukan penyelidikan mendalam motif tragedi berdarah itu. Kapolsek Dusun Tengah Iptu Syafuan mengatakan, pihaknya memanggil keluarga pelaku dan beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami masih melakukan penyelidikan motif pelaku yang nekat membunuh ibu dan kerluarganya, serta membacok adik kandungnya sendiri," ujar Syafuan,dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Kamis (22/11).

Syafuan menuturkan, dari informasi yang dihimpun pihaknya, pelaku mempelajari ilmu hitam. Hal itu sudah ditekuninya beberapa tahun terakhir.

"Pelaku sebelum melakukan aksinya menggali kuburan almarhum ayah kandungnya yang sudah meninggal dunia. Itu juga sebagai syarat pelaku untuk mendalami ilmu yang ditekuni," ujar Syafuan.

Syafuan menegaskan, pelaku yang dikabarkan mengisap daun kecubung sebelum membunuh itu tidak benar. Selain itu, kecemburuan gara-gara wanita yang diidamkan menikah dengan orang lain juga masih dugaan.

"Keterangan dari saksi-saksi hingga teman pelaku, tidak ada yang menyebutkan bahwa pelaku menyukai calon pengantin yang akan melaksanakan resepsi pernikahan di depan rumah korban. Itu hanya dugaan sementara. Terkait mengisap daun kecubung juga tidak cukup bukti," jelasnya.

Untuk diketahui, pertikaian berdarah terjadi saat keluarga menyiapkan acara resepsi pernikahan. Iin, 30, tega membunuh ibu kandungnya hingga leher putus, Sabtu (17/11). Selain menghabisi ibu kandungya, Iin juga membunuh saudara ibunya, Hatnah, 70, serta membacok adik kandungnya, Dina Mariana, 25.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Kalimantan Tengah
wwwwww