Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Peter Butler Ungkap Kegagalan PSMS di Jayapura

Peter Butler Ungkap Kegagalan PSMS di Jayapura
Sabtu, 24 November 2018 23:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA : Usaha Klub PSMS Medan untuk bertahan di kompetisi LIGA 1 tampak berat. Itu setelah Ayam Kinantan kalah telak di pekan ke-32.

Bermain menantang Persipura di Jayapura, PSMS kalah dengan skor 1-3. Kekalahan yang membuat PSMS terbenam di posisi dasar klasemen sementara.

Pelatih PSMS, Peter Butler, mengungkapkan kegagalan tim asuhannya karena permainan tim ibarat skuat di kompetisi kelas dua. Harus ada perubahan mendasar dari dalam tim.

"Kalau bermain seperti ini, kami tidak bisa bertahan di Liga 1. Kami terlalu banyak memberi ruang buat Persipura," kata Peter Butler yang notabene adalah mantan pelatih Persipura.

Tapi harapan PSMS untuk bertahan di Liga 1 tetap ada. Apalagi masih punya satu pertandingan tunda. Hanya laga tunda itu juga dihadapi melawan sesama tim yang ingin selamat dari degradasi, yaitu PS Tira.

Selain itu dua laga lainnya akan dijalani melawan Persebaya dan PSM. Laga melawan Persebaya dijalani di kandang, sementara menghadapi PSM di Makassar.

Laga terakhir atau pekan ke-34 melawan PSM itulah yang membuat PSMS agaknya harus bekerja ekstra keras. Maklum, PSM juga sedang mengejar gelar juara. ***

wwwwww