APBD Kampar 2019 Disahkan Rp 2,538 Triliun, Banggar Minta Islamic Centre Bangkinang Diperluas
![]() |
Penulis: Syawal Jose
Rapat ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri didampingi Wakil DPRD Kampar, Sunardi, Faisal, Sahidin. Dihadiri oleh Bupati Kampar Azis Zaenal, Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Sekda Kampar Yusri, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar dan para anggota DPRD kampar.
Juru bicara badan anggaran disampaikan oleh Zulfan Azmi, bahwa dalam laporannya untuk anggaran 2020 tetap meminta memasukkan perencanaan anggaran untuk pembangunan dan Infrastruktur. Serta dalam laporannya ini untuk tidak mengurangi anggaran di dinas pendidikan, kesehatan, perkebunan, pertanian dan Infrastruktur serta anggaran pengadaan ambulan ditambah agar setiap desa memiliki ambulan.
Selain itu dalam laporan dari DPRD Kampar di badan anggaran ini juga meminta kawasan Islamic Center Bangkinang diperluas. Agar menjadi icon Kabupaten Kampar yang dikenal negeri serambi mekkahnya Riau.
Sementara itu Bupati Kampar menjawab pada jawaban laporan tim banggar di DPRD Kampar, bahwa adanya peningkatan pada pos pendapatan daerah pada tahun 2018. Peningkatan tersebut berasal dari DBH (Dana Bagi Hasil), DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU yang berakibat pendapatan RAPBD tahun 2019 sebesar 18, 09 persen.
Bupati Kampar, Azis Zaenal juga mengungkapkan dengan adanya peningkatan anggaran tersebut, ia mengharapkan seluruh kepala dinas untuk segera mengambil langkah cepat persiapan administrasi agar kendala-kendala teknis yang dihadapi segera terselesaikan. Dan agar kegiatan anggaran dapat dilaksanakan pada awal tahun 2019.
Bupati Kampar juga mengaku, Pemerintah Pusat memberi penghargaan kepada Kampar dengan ditambahnya pos penerimaan. Oleh karena itu, ia berpesan kepada TAPD dan kepala dinas agar dapat menyesuaikan prioritas program dan kegiatan pada OPD berdasarkan yang telah diusulkan tim banggar yang telah disetujui bersama pada RAPBD tahun 2019.
Karena kata bupati, kenaikan juga terjadi pada belanja langsung dan tidak langsung. "Kenaikan pada tahun 2019 sebesar 15,17 persen dibandingkan tahun 2018 atau bertambah sebesar 336, 99 miliar lebih," jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi dan kerjasama anggota DPRD yang telah bekerja keras, cermat serta teliti yang selalu memberikan kritikan dan masukan dalam perumusan RAPBD tahun 2019.
"Semoga kerja keras kita dalam penyusunan RAPBD untuk tahun 2019, dapat memberikan manfaat besar terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kampar kedepannya," tutupnya Bupati Kampar. ***













