Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Berat, Target PSMS Sapu Bersih Tiga Laga Sisa

Berat, Target PSMS Sapu Bersih Tiga Laga Sisa
Selasa, 27 November 2018 20:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEDAN - Klub PSMS Medan masih menjadi penghuni dasar klasemen sementara LIGA 1 2018. Ayam Kinantan hingga pekan ke-32 baru mengoleksi nilai 34. Dapat dikatakan PSMS saat ini memang butuh keajaiban untuk dapat lepas dari jeratan degradasi.

Perolehan nilai PSMS saat ini berselisih dua poin dari PS Tira yang ada di posisi ke-16 dengan 36 poin. Begitu juga poin yang sama dimiliki tim peringkat ke-15 dan 14 yakni Perseru Serui dan Sriwijaya FC.

Namun beruntung PSMS bersama PS Tira masih memiliki tiga laga tersisa atau satu laga lebih banyak dari kompetitor di papan bawah ini. 

Hanya saja memang butuh perjuangan lebih dan bantuan keajaiban untuk PSMS dapat lolos dari zona merah diakhir kompetisi nanti.

Nilai maksimal PSMS jika mampu sapu bersih di tiga laga adalah 43 poin. Sedangkan Perseru dan Sriwijaya FC nilai maksimal dengan dua laga tersisa adalah 42. 

Artinya memang kesempatan untuk dapat bertahan di kasta tertinggi musim depan masih terbuka dengan syarat tiga kemenangan harus dikantongi.

“Persaingan di klasemen masih sangat ketat dengan jarak perolehan poin yang sangat tipis. Mau tidak mau kami harus raih hasil maksimal di tiga laga tersisa,” tegas pemain PSMS, Antony Putro Nugroho. 

Namun memang sapu bersih tiga kemenangan bagi PSMS adalah bukan hal yang mudah. Tiga lawan yang akan dihadapi nanti berturut-turut adalah tim yang tengah onfire, Persebaya Surabaya, tim yang tengah berburu gelar juara PSM Makassar dan juga PS Tira yang juga tengah berjuang untuk lepas dari zona degradasi. ***

wwwwww