Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Fraksi Golkar Tolak Pembangunan Gedung 8 Lantai Pemkab Kampar

Fraksi Golkar Tolak Pembangunan Gedung 8 Lantai Pemkab Kampar
Ahmad Fikri
Selasa, 27 November 2018 09:28 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Meski telah disahkan oleh DPRD melalui Rapat Paripurna KUA-PPAS 2019 pada 12 November 2018 lalu,  pembangunan gedung 8 lantai ternyata masih ada penolakan seperti yang dilakukan fraksi golkar yang hingga saat ini belum menyetujui.

Hal itu disampaikan Ketua DPD II Golkar Kampar, Ahmad Fikri saat memberi kata sambutan pada acara pelantikan pengurus DPD II partai Golkar Kampar, Senin (26/11/2018) di halaman kantor Golkar Kampar.

Menurut Ahmad Fikri yang juga merupakan Ketua DPRD Kampar ini, pembangunan gedung 8 lantai memakan anggaran yang mubazir. Apalagi menurutnya masih banyak infrastruktur lainnya yang akan dibangun.

Diketahui sebelumnya pembangunan gedung pemerintahan di Kampar ini, akan menghabiskan dana sebesar lebih kurang Rp96 miliar. Pos anggaran pembangunan diambil dari APBD Kabupaten Kampar 2019 dan 2020.

"Fraksi golkar di DPRD Kampar tidak menyetujui pembangunan gedung 8 lantai yang akan menghabiskan sekitar 96 miliar anggaran ini, apalagi anggaran kita defisit. Masih banyak insfrastruktur lainnya yang ingin kita bangun, seperti pembangunan infrastruktur di pedesaan,'' kata Fikri.

Meski menolak, namun kata Fikri, bukan meski tidak mendukung pemerintahan Azis - Catur. Akan tetapi saat ini dengan anggaran defisit, bukanlah waktu yang tepat untuk membangun gedung pemerintahan yang akan menghabiskan anggaran puluhan miliar.

"Menolak pembangunan gedung 8 lantai ini, bukanlah berarti kami tidak mendukung pemerintahan Azis Zaenal dan Catur Sugeng Susanto. Tetapi kita maklumi bersama anggaran kita sangatlah defisit. Banyak yang lebih penting kita bangun untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww