Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
12 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
16 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Januari-Oktober 2018, Penderita HIV/AIDS di Riau Tercatat 490 Orang

Januari-Oktober 2018, Penderita HIV/AIDS di Riau Tercatat 490 Orang
Sabtu, 01 Desember 2018 14:33 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Sejak awal tahun 2018 hingga bulan Oktober, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di Riau mencapai 490 orang.

Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bahwa jumlah 490 orang itu, terdiri dari 222 orang penderita HIV dan 268 orang penderita AIDS.

"Tahun lalu, penderita HIV di seluruh kabupaten dan kota di Riau ada 411 orang dan tahun ini menjadi 222 orang. Sementara, penderita AIDS tahun lalu sebanyak 383 orang dan tahun ini menjadi 268 orang," kata Mimi di Pekanbaru, Sabtu (1/12/2018).

Ia mengatakan, HIV/AIDS menyerang orang dari berbagai kalangan. Di Riau rata-rata usia para penderitanya 25-29 tahun.

"Yang jadi perhatian, di Riau ini justru penderitanya rata-rata masih usia 25-29 tahun. Setelah itu, diikuti usia 35-39 tahun," sebutnya.

Dikatakan Mimi, virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Namun, tidak perlu khawatir karena virus ini dapat ditekan dengan meminum obat anti-retroviral (ARV).

"Odha harus rutin meminum obat ARV, ini dapat memperlambat bertambah parahnya penyakit serta mencegah infeksi sekunder dan komplikasi. Banyak juga yang akhirnya jadi sehat," tandasnya. ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww