Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Jalan Kebun Plasma Kampung Baru Ukui Kurang Perhatian Perusahaan

Jalan Kebun Plasma Kampung Baru Ukui Kurang Perhatian Perusahaan
Kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Dapil III, Ukui-Kerumutan
Minggu, 02 Desember 2018 13:43 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Masyarakat di Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan mengeluhkan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menyediakan kebun plasma, namun tidak didukung akses jalan memadai.

Jalan poros utama sebagai akses untuk mengangkut kelapa sawit dari kebun plasma masyarakat ke pabrik PT Inti Indosawit Subur (PT IIS), kurang perhatian perusahaan.

Persoalan ini terungkap saat anggota DPRD Kabupaten Pelalawan untuk Daerah Pemilihan (Dapil) dari Dapil III meliputi Kecamatan Ukui dan Kerumutan menggelar reses selama enam hari, mulai Selasa (27/11) hingga Minggu (2/12/2018) hari ini.

"Masyarakat meminta peran serta perusahaan dalam merawat jalan poros akses dari kebun plasma warga ke pabrik Inti Indosawit Subur," ungkap Anggota DPRD Pelalawan, Rinto S.Sos, Minggu (2/12/2018).

Dalam pertemuan reses tersebut, jelas Rinto, masyarakat menyampaikan kepada dirinya jika jalan tersebut jarang diperbaiki.

"Masyarakat mengatakan, sementara dulu perusahaan pernah berjanji akan melakukan servis jalan minimal setiap enam bulan sekali di jalan miliknya itu," ucapnya.

Rinto menjelaskan, karena jalan tersebut berstatus sebagai jalan perusahaan maka Anggaran Dana Desa (ADD) dan dana Pemerintah Daerah (Pemda) tidak bisa dialokasikan untuk perbaikan.

"Satu-satunya solusi adalah Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Intinya harus ada peran perusahaan," ujar Rinto kepada GoRiau. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww