Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Nilmaizar Siap Tanggung Jawab Kekalahan PS Tira

Nilmaizar Siap Tanggung Jawab Kekalahan PS Tira
Nilmaizar
Minggu, 02 Desember 2018 22:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - PS Tira dipaksa menyerah 0-1 saat menjamu Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 2 Desember 2018. Gol semata wayang yang tercipta dalam pertandingan pekan ke-33 LIGA 1 2018 kali ini dicetak Makan Konate.

Gelandang serang Arema FC itu memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti saat pertandingan memasuki menit 72. Setelah itu, PS Tira coba membalas namun tak membuahkan hasil positif.

Pelatih PS Tira, Nilmaizar mengaku bertanggung jawab atas kekalahan ini. Dia tak ingin justru Manahati Lestusen dan kawan-kawan yang kemudian disalahkan.

"Saya sudah bilang kepada manajemen semua tanggung jawab saya. Jangan salahkan pemain," kata Nilmaizar dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kekalahan ini membuat PS Tira menempati dasar klasemen dengan raihan 36 poin. Beruntung mereka masih memiliki satu laga tunda melawan PSMS Medan dan pekan terakhir kompetisi menantang Borneo FC.

Juru taktik asal Sumatera Barat itu optimistis anak asuhnya bisa bangkit dan keluar dari zona degradasi. Dua pertandingan sisa bakal mereka menangkan.

"Kita akan bersaing sampai pertandingan terakhir, apapun hasilnya. Hari ini semua sedih, kami semua berangkulan, dengan kesedihan ini semoga bisa bangkit," imbuh Nilmaizar. ***

wwwwww