Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada Latihan Militer, Evakuasi Jasad di Pantai Ketapang Bengkalis Sempat Tertunda

Ada Latihan Militer, Evakuasi Jasad di Pantai Ketapang Bengkalis Sempat Tertunda
Rabu, 05 Desember 2018 19:20 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Badan SAR and Rescue Nasional (Basarnas) sempat terkendala dalam melakukan evakuasi jasad di sekitaran pantai Ketapang, Rupat Selatan, Kabupaten Bengkalis, Riau, karena sedang ada latihan militer.

Kapten KN 218 Basarnas Pekanbaru, Leni Tadika, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Rupat Selatan sekitar pukul 12.30 WIB terkait adanya penemuan rangka manusia di pantai Ketapang, Desa Sungai Ciam, Kecamatan Rupat Selatan, Bengkalis, Riau.

''Saat itu, terdapat latihan militer, dan kita harus menunggu beberapa lama untuk dapat mengevakuasi rangka manusia tersebut,'' kata Leni Tadika, Rabu (5/12/2018).

Leni menjelaskan, pihaknya baru bisa melakukan evakuasi sekitar pukul 16.25 WIB, dimana pihaknya harus menunggu proses latihan militer.

''Selain itu, jarak tempuh menuju lokasi memakan waktu juga,'' katanya.

Dikatakannya juga, posisi kerangka yang akan dievakuasi oleh pihaknya tersebut tidak hanya satu tempat di kawasan pantai yang memiliki pasir putih.

"Saat itu terdapat lima titik, dimana kelimanya tersebut kita duga milik satu jasad," katanya kembali.  

Saat ini, Basarnas Pekanbaru posko Dumai mengaku sudah melakukan dua kali evakuasi jasad manusia hingga saat ini, dimana pada tanggal 24 November 2018 yang lalu pihaknya berhasil mengevakuasi satu jasad di perairan Tanjung Medang.

''Untuk penyebabnya sendiri kita tidak tahu, karena bukan kewenangan kita, pihak Basarnas hanya bertugas untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan,'' katanya mengakhiri. ***

wwwwww