Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemilihan Rektor Unri Ditunda, Ini Kata Ketua Panitia

Pemilihan Rektor Unri Ditunda, Ini Kata Ketua Panitia
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unri, Iwantono
Rabu, 05 Desember 2018 19:14 WIB
Penulis: Astri Jasiana Nindy
PEKANBARU - Tertundanya pemilihan Rektor Universitas Riau, hari ini, Rabu (5/12/2018) membuat mahasiswa Universitas Riau (Unri) kecewa. Kurang lebih 4 bulan dari jadwal pemulihan Rektor Unri yang seharusnya dijadwalkan pada tanggal 16 Agustus 2018, hingga saat ini belum ada kepastian.

Walaupun ditunda, Ketua Panitia, Iwantono menjelaskan bahwa rapat senat tetap berjalan seperti biasa. Namun bukan dengan agenda pemilihan rektor, melainkan agenda kesepakatan bersama yang memperoleh tiga opsi dalam hasil rapat senat.

"Hasilnya, meminta alasan dan penjelasan terkait penundaan pemilihan atau penjadwalan ulang itu paling lambat satu minggu. Hasil rapat senat tadi itu menyepakati pernyataan dari tiga calon rektor, yang isinya adalah mendukung keputusan," katanya kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Rabu (5/12/2018). 

Iwantono juga menambahkan, tadinya panitia berencana akan melangsungkan pemilihan rektor tanpa adanya Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Namun, sesuai dengan peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2017 menyebutkan bahwa pemilihan rektor harus dilakukan dalam rapat senat tertutup dan bersama Menristekdikti, yang merupakan dua kondisi yang harus dipenuhi. 

''Banyak desakan yang memilih untuk melanjutkan saja, kan suara menteri hanya 35 persen dan 65 persen dari jumlah panitia yang ada, namun, jika dilihat dari peraturan itu tidak memungkinkan," paparnya lagi. 

Sebelumnya, sudah pernah terjadi dalam pemilihan rektor universitas lain yang melaksanakan pemilihan tanpa kehadiran Menristekdikti. Akhirnya, kementerian pun membatalkan hasil pemilihan yang telah disepakati. Itulah mengapa panitia masih menunggu kejelasan satu minggu dari sekarang. ***

Kategori:Badminton, Riau, Umum
wwwwww