Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
24 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
2
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
3
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
8 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
4
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
8 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
5
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
Nasional
22 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
6
Kepala BP2MI: Sindikat Adalah Musuh Bersama dan Penghianat
Hukum
24 jam yang lalu
Kepala BP2MI: Sindikat Adalah Musuh Bersama dan Penghianat
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liga 1 2018

Bayu Pradana Masih Diselimuti Kesedihan di Tengah Liburan

Bayu Pradana Masih Diselimuti Kesedihan di Tengah Liburan
Minggu, 16 Desember 2018 22:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - Musim yang kelabu menyelimuti Mitra Kukar FC pada LIGA 1 2018 lalu. Bagaimana tidak, Mitra Kukar akhirnya harus angkat kaki alias terdegradasi dari kasta tertinggi. Musim 2019, Naga Mekes akan berlaga di Liga 2.

Kekecewaan akan hasil ini tentunya sangat dirasakan oleh penggawa Mitra Kukar. Bagaimana tidak, selama ini tim yang berkandang di Stadion Aji Imbut, Tenggarong itu dikenal sebagai tim dengan materi pemain yang mumpuni serta dukungan finansial yang kuat pula.

Sebagai kapten tim, Bayu Pradana sudah tentu menjadi salah satu sosok yang paling sedih akan hasil ini. Dan usai kompetisi, Bayu pun memilih untuk mudik ke kampung halamannya di Tengaran, Kabupaten Semarang. 

Mudik ke kampung halaman, saat ada banyak rekan sesama pemain sepak bola memilih untuk ikut laga antar kampung atau tarkam, tidak demikian halnya dengan Bayu. 

"Saat ini saya menikmati liburan kompetisi, meski hati sedih karena Mitra Kukar terdegradasi. Tarkam? Tidak. Saya lebih memilih menjaga kondisi dengan latihan di lapangan dekat rumah," jelas Bayu Pradana.

Bukan tanpa alasan Bayu memilih untuk tidak terjun ke laga tarkam. Resiko cedera yang didapat menjadi pertimbangan terdepan. Dan dia mengaku mencoba menghindarinya. 

Mitra Kukar sendiri harus turun kasta setelah pada klasemen akhir GO-JEK Liga 1 2018 hanya finis di posisi ke -16 dengan 39 poin. ***


wwwwww