Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
LIGA 1 2019

Borneo Akan Tarik Terens Puhiri dan Rifal Lastori

Borneo Akan Tarik Terens Puhiri dan Rifal Lastori
Minggu, 16 Desember 2018 23:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Borneo FC sepertinya akan diperkuat lagi dua pelari cepat mereka untuk musim depan. Hal ini setelah Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein membuka pembicaraan mengenai Terens Puhiri dan Rifal Lastori.

Terens Puhiri musim 2018 dipinjamkan Borneo FC ke klub Thailand, Thai Port. Tapi di sana ternyata Terens Puhiri sulit bersaing, lebih banyak memanaskan bangku cadangan. Padahal bakat Terens Puhiri sempat menyita perhatian publik di musim 2017, terutama berkat aksi lari cepatnya.

Sedangkan Rifal Lastori terbilang lebih mumpuni. Memperkuat PSS di Liga 2 2018, dia ikut andil dalam sukses promosi di akhir musim. Bahkan PSS menjadi juara Liga 2 2018.

"Mereka akan menjadi duet yang ideal di posisi sayap," kata Nabil Husein. Kehadiran mereka juga akan membawa atmosfer yang kompetitif bagi para sayap di musim 2018.

Borneo FC di musim 2018 sempat mendekati persaingan papan atas. Namun akhirnya mereka gagal menembus posisi empat besar klasemen akhir.

Hanya saja pencapaian di musim 2018 sudah terbilang bagus. Itu mengingat di awal musim Borneo sempat mengalami krisis di kursi pelatih. ***

wwwwww