Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Malaysia Masters 2019

Anthony Melaju, Jonatan Terhenti

Anthony Melaju, Jonatan Terhenti
Kamis, 17 Januari 2019 20:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Beda hasil diperoleh dua wakil tunggal putra Pelatnas PBSI, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di babak dua Malaysia Masters 2019 ini. Anthony sukses mengalahkan lawannya, Kashyap Parupalli (India) sedangkan Jonatan dihentikan Chen Long (Tiongkok).

Anthony mengalahkan Parupalli dalam 53 menit dengan skor 21-17 dan 25-23. Hasil ini memantapkan posisi Anthony atas Parupalli pada catatan pertemuannya dengan 3-0.

“Dari game pertama sampai terakhir cukup ketat. Walaupun di game pertama saya tetap bisa menahan poin untuk terjaga jaraknya. Game kedua sampai interval saya sudah enak mainnya. Tapi habis interval dia sempat merubah pola. Jadi permainan saya sempat terpengaruh, nggak sesuai ekspektasi saya,” kata Anthony mengenai laganya.

Di sisi lain, Chen rupanya masih terlalu tangguh untuk dihadapi oleh Jonatan. Sebelumnya lima kali bertemu, Jonatan belum pernah meraih kemenangan satu kalipun. Kali ini Jonatan kalah 15-21 dan 18-21 dalam waktu 45 menit.

“Sebenarnya kami sama-sama menunggu kesalahan masing-masing. Tapi saya akui saya masih banyak mati sendiri. Di game pertama saat posisi kalah angin, saya seharusnya bisa memanfaatkan untuk menguras tenaganya, tapi saya nggak melakukannya dengan baik. Terus saya juga terlalu hati-hati dan permainan saya banyak dibaca oleh dia,” jelas Jonatan.

“Penampilan dia sejauh ini kurang lebih sama dengan sebelum-sebelumnya. Cuma memang nggak kaya dulu yang merancang untuk menyerang, sekarang dia lebih nunggu lawan melakukan kesalahan sendiri. Saya kurang puas dengan penampilan saya. Seharusnya saya bisa kasih perlawanan lebih, paling nggak bisa rubber game,” sambung Jonatan lagi.

Di babak perempat final, Anthony kemudian akan berhadapan dengan Chen. Melihat kekuatan di atas kertas, Anthony punya catatan baik dengan 5-2 dalam rekor pertemuannya. Namun Anthony mengaku tak mau lengah dan tetap mewaspadai peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut.

“Persiapannya lebih ke badan aja sama fokusnya. Lawan Chen Long mau nggak mau harus lebih siap lagi, siap capek, siap mental, siap main apa aja di lapangan besok. Yang pasti nggak lebih mudah dari hari ini dan kemarin,” ungkap Anthony. ***

wwwwww