Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
16 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
16 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
15 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
15 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
15 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
16 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Meski Gagal, Ruselli Tetap Targetkan Gelar Tahun Ini

Meski Gagal, Ruselli Tetap Targetkan Gelar Tahun Ini
Kamis, 24 Januari 2019 21:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Langkah Ruselli Hartawan memang terhenti di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 usai dikalahkan Chen Xiaoxin (Tiongkok) dengan skor 21-17, 15-21, 13-21 di Istora GBK Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Namun, dia masih punya tekad yang kuat dalam mengarungi berbagai turnamen pada tahun 2019.

“Di game pertama mainnya sudah enak, saya bermain reli tapi temponya cepat. Di game kedua pola main saya berubah, saya jadi kurang sabar. Sebetulnya saya tidak mau mengubah pola, tapi tidak mudah,” kata Ruselli saat diwawancara Badmintonindonesia.org

“Waktu di game kedua dan game ketiga, saya terburu-buru ingin memenangkan pertandingan, kurang sabar, kurang tahan. Kalau dari segi fisik, kaki saya harus lebih ditambah kekuatannya,” tambahnya.

Saat ini, Ruselli berstatus sebagai pemain pelatnas yang diprioritaskan ke Olimpiade Tokyo 2020. Di tahun 2019, ia berharap dapat mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih gelar juara.

“Tahun ini saya mau dapat gelar, minimal di level Super 300. Maunya kalau dapat SK prioritas tuh yang benar-benar, ada prestasi dan gelar, bukan terus kalah di babak pertama atau kedua,” tambah pemain jebolan klub Jaya Raya ini.

Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung juga gagal melaju ke perempat final setelah ditundukkan P.V Sindhu (India), dengan skor 21-23, 7-21. Sedangkan Fitriani baru akan bertanding malam ini melawan Saina Nehwal (India). ***


wwwwww