Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Meski Gagal, Ruselli Tetap Targetkan Gelar Tahun Ini

Meski Gagal, Ruselli Tetap Targetkan Gelar Tahun Ini
Kamis, 24 Januari 2019 21:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Langkah Ruselli Hartawan memang terhenti di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 usai dikalahkan Chen Xiaoxin (Tiongkok) dengan skor 21-17, 15-21, 13-21 di Istora GBK Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Namun, dia masih punya tekad yang kuat dalam mengarungi berbagai turnamen pada tahun 2019.

“Di game pertama mainnya sudah enak, saya bermain reli tapi temponya cepat. Di game kedua pola main saya berubah, saya jadi kurang sabar. Sebetulnya saya tidak mau mengubah pola, tapi tidak mudah,” kata Ruselli saat diwawancara Badmintonindonesia.org

“Waktu di game kedua dan game ketiga, saya terburu-buru ingin memenangkan pertandingan, kurang sabar, kurang tahan. Kalau dari segi fisik, kaki saya harus lebih ditambah kekuatannya,” tambahnya.

Saat ini, Ruselli berstatus sebagai pemain pelatnas yang diprioritaskan ke Olimpiade Tokyo 2020. Di tahun 2019, ia berharap dapat mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih gelar juara.

“Tahun ini saya mau dapat gelar, minimal di level Super 300. Maunya kalau dapat SK prioritas tuh yang benar-benar, ada prestasi dan gelar, bukan terus kalah di babak pertama atau kedua,” tambah pemain jebolan klub Jaya Raya ini.

Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung juga gagal melaju ke perempat final setelah ditundukkan P.V Sindhu (India), dengan skor 21-23, 7-21. Sedangkan Fitriani baru akan bertanding malam ini melawan Saina Nehwal (India). ***

wwwwww