Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Pasangan Zheng Siwei-Huang Yaqiong Terlalu Tangguh Bagi Praveen-Melati

Pasangan Zheng Siwei-Huang Yaqiong Terlalu Tangguh Bagi Praveen-Melati
Kamis, 24 Januari 2019 21:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pasangan Zheng Siwei-Huang Yaqiong masih terlalu tangguh untuk pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti. Di laga babak kedua, Praveen-Melati dikalahkan pasangan asal Tiongkok tersebut dengan skor 16-21, 12-21.

Praveen-Melati sempat unggul di awal game kedua dengan kedudukan 11-9, namun Zheng-Huang mengunci perolehan angka Praveen-Melati dan balik unggul 20-11 hingga akhirnya menyelesaikan permainan.

“Kami ‘kalah angin’ di game kedua, jadi pengembaliannya tanggung dan akhirnya diserang terus. Kami kurang tahan dan masih banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata Melati.

“Di awal kami ketinggalan start dan kalah hingga akhirnya tertekan terus bahkan kami tidak bisa membalikkan keadaan. Sebenarnya pemain Tiongkok mainnya sama, kencang dan cepat. Zheng ini percaya dirinya ada, tapi kalo segi permainan sama aja,” ujar Praveen.

“Kalau mau menang startnya harus bagus dan tadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kalau dibilang undian susah, kami kan tidak bisa pilih lawan. Ya kami hanya bisa fight saja di setiap pertandingan,” tambah Praveen.

Sektor ganda campuran telah memastikan satu tiket perempat final lewat pertemuan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir dengan Hafiz Faizal-Gloria Emanuelle Widjaja. Pertandingan dimenangkan Tontowi-Liliyana dengan skor 21-16, 21-12.

Sedangkan Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas Mentari dihentikan wakil Jepang, Takuro Hoki-Wakana Nagahara, dengan skor 16-21, 21-19, 13-21. ***

wwwwww