Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Riau

Warga Menilai Pemerintah dan Dewan tak Menghiraukan Jalan Rusak di Kampar

Warga Menilai Pemerintah dan Dewan tak Menghiraukan Jalan Rusak di Kampar
Jalan nasional yang rusak di wilayah Kabupaten Kampar
Kamis, 24 Januari 2019 21:48 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Warga kesalkan jalan yang rusak mengancam keselamatan pengendara tak dihiraukan pemerintah. Padahal jalan tersebut merupakan milik negara.

Jalan negara yang rusak ini terdapat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Kampar, Riau. Baik itu jalan nasional, provinsi, kabupaten, maupun jalan desa.

"Saya heran, kenapa pemerintah tak menghiraukan jalan negara yang rusak, baik itu jalan nasional, provinsi, kabupaten maupun jalan desa tak dihiraukan pemerintah. Padahal dalam undang-undang jelas ada sanksi apabila pemerintah membiarkan jalan rusak," kata warga Bangkinang, Khairi kepada GoRiau.com, Kamis (24/1/2019).

Khairi mengaku kerusakan jalan nasional yang pernah mengancam nyawanya di lintas Bangkinang - Sumatera Barat. "Mobil saya hampir terbalik ketika melintas di lintas Bangkinang menuju Sumbar," akunya.

Selain tak dihiraukan pemerintah, Khairil juga menyesalkan wakil rakyat juga tak peduli dengan kondisi jalan yang rusak parah di wilayah Kabupaten Kampar.

Ia menyayangkan terhadap anggota DPRD Kabupaten Kampar, anggota DPRD Provinsi maupun DPR RI Pusat dapil Riau tidak menyampaikan kepada pemerintah untuk perbaikan.

"Seharusnya anggota DPRD Kampar, provinsi maupun anggota DPR RI dapil Riau malu memasang baliho di wilayah Kampar ini. Karena begitu banyak jalan yang rusak di Riau khususnya di Kabupaten Kampar hanya ditontonnya.

"Padahal mereka-mereka tugasnya adalah penyambung lidah untuk kesejahteraan rakyat, karena kan dia wakil rakyat. Namun nyatanya hingga sekarang keluhan masyarakat masih banyak yang belum terealisasi, salah satunya jalan yang rusak ini," kesalnya. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww