Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Anggap Keadilan Tak Tercipta, Ribuan Advokat Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

Anggap Keadilan Tak Tercipta, Ribuan Advokat Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
Kamis, 11 April 2019 23:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ribuan advokat yang tergabung dalam Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilpres 2019, di gedung Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019) malam.

Pengacara senior, Otto Hasibuan menyebutkan, bahwa ada sekitar 3000 pengacara yang berasal dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam AAIB menyatakan diri untuk mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke - 8.

"Kami semua ini adalah deklarator, kami hanya mewakili disini karena keterbatasan tempat, oleh karena itu kita semua yang hadir disini dari seluruh penjuru negeri kita menyatakan sikap kita bahwa kita Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Mendukung Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia," ungkap Otto.

Otto menjelaskan, alasan para advokat ini mendukung Prabowo-Sandi, karena selama 4,5 tahun penegakan hukum di pemerintahan Presiden Jokowi kurang berjalan dengan baik.

"Deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Mendukung Prabowo-Sandi jadi presiden Republik Indonesia yang kedelapan, mencermati pemerintah sekarang yang sangat lemah dalam penegakan hukum dan tidak berhasil memberikan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia sehingga kami merasa perlu ada perubahan di negeri ini," Papar Otto membacakan isi deklarasinya.

"Karena itu, kami berjanji dengan sekuat tenaga dan pikiran akan berjuang untuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk terpilih menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia," tandasnya.

Disisi lain, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang hadir di lokasi tersebut mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada ribuan advokat yang hadir dalam deklarasi tersebut untuk mendukung dirinya bersama Sandiaga Salahuddin Uno dalam memenangkan Pilpres 2019 ini. Apalagi, para advokat tersebut datang dari berbagai daerah di Indonesia.

"Saya terimakasih kepada pak Otto Hasibuan yang membawa 3 ribu ahli hukum. Ini luar biasa. Karena hukum lah yang membedakan apakah kita bangsa tidak beradab atau bangsa beradab. Peradaban berdiri diatas landasan hukum. Kalau tidak ada rule of law yang terjadi adalah rule of the strongest, yang berkuasa yang lebih kuat, jadinya bukan akal sehat tapi yang terjadi adalah adu kekuatan," ungkap Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan hadirin.

Oleh karena itu, Prabowo juga meminta kepada seluruh advokat yang mendukungnya untuk ikut serta menjaga proses pemilu di Indonesia agar berjalan dengan adil dengan bersama-sama relawan yang lain untuk memantau dan menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari potensi kecurangan. Dengan demikian, Indonesia bisa menjadi negara yang terhormat.

"Selamat berjuang. Para ahli hukum semua bantu saya di TPS-TPS. kita bersama-sama akan membuat Indonesia yang lebih hebat lagi. Indonesia menang, Indonesia adil makmur, Indonesia sejahtera, Indonesia di mana pemimpin-pemimpinnya tidak bisa disogok. terima kasih selamat malam. semoga tuhan yang maha besar melindungi saudara-saudara sekalian. semoga 17 april sore kita mendengar berita yang baik untuk bangsa Indonesia," tandasnya.***

wwwwww