Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Politikus PDIP Eva Sundari Akui Tak Lolos ke DPR

Politikus PDIP Eva Sundari Akui Tak Lolos ke DPR
Senin, 29 April 2019 16:20 WIB
JAKARTA - Calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Eva Kusuma Sundari, menanggapi cuitan politikus Partai Demokrat, Andi Arief yang menyebut dirinya tak lolos ke DPR. Ia mengakui, memang tak berhasil lolos ke parlemen.

"Betul, tapi Demokrat hilang di dapil kita. Hitungan internal, berat PDIP dapat empat kursi," kata Eva, saat dihubungi, Senin 29 April 2019.

Ia mengungkapkan, kemungkinan yang akan lolos dari dapil dan partainya untuk tiga kursi di antaranya Guruh Soekarnoputra, Arteria Dahlan, dan Sri Rahayu.

"Tiga kursi insya Allah dapatnya. Guruh, Arteria, Sri Rahayu. Kita tunggu real count KPUD hari ini biar afdol," kata Eva.

Ia menambahkan, usai pemilu ini, masih akan menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR hingga Oktober 2019. Adapun setelah itu, ia mengatakan, akan istirahat dulu dari pileg yang dianggap berat.

"Beresin tugas DPR hingga Oktober lah, selanjutnya tunggu nanti. Istirahat dulu dari pileg yang berat," kata Eva.

Sementara itu, politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyampaikan bahwa Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari gagal melenggang ke Senayan. Andi mengaku terkejut.

"Saya agak terkejut dan prihatin, dua sahabat saya yang bisa memberi warna di DPR dari PDIP kabarnya gagal memenuhi kursi. Buat Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, teruslah berjuang meski di luar Parlemen," tulis dia melalui akun Twitternya, @AndiArief__.

Andi juga menyinggung soal kelolosan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Padahal putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono itu mendapat serangan yang cukup berat dari kompetitornya di PDIP.

"Meski PDIP menggempur dapil 7 Jatim untuk merontokkan Demokrat dan Ibas melalui caleg Johan Budi dan dua incumben DPR Budiman Sudjatmiko dan Nursuhud, namun Demokrat tetap tangguh. Hasil akhir @Edhie_Baskoro dan @sartonohutomo lolos DPR dengan suara perorangan hampir 300 ribu," lanjut Andi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:viva.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww