Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Mardani: 2019GantiPresiden Memang Kita Tutup, Tapi Gantinya 2019PrabowoPresiden

Mardani: 2019GantiPresiden Memang Kita Tutup, Tapi Gantinya 2019PrabowoPresiden
Minggu, 05 Mei 2019 14:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meluruskan kabar bahwa dirinya telah tutup buku untuk agenda 2019 Ganti Presiden yang pernah diinisiasi.

Menurutnya, gerakan itu memang disudahi pada awal Januari 2019 lalu. Penutupan gerakan itu dilakukan atas permintaan para ulama dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Permintaan ulama dan BPN, diganti menjadi 2019 Prabowo Presiden. Saya ikut komando edukasi perubahan itu," ujar Mardani, Minggu (05/05/2019) di Jakarta.

Ia juga membantah, jika dirinya sudah legowo dengan hasil Pilpres 2019. Sebaliknya, dia menegaskan tidak akan menerima hasil pilpres yang dipenuhi kecurangan.

"Bisa diinfokan, di link mana yang mengatakan saya akan terima hasil presiden meskipun curang?" tanyanya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Sabtu (4/5).

Mardani justru ingin semua dugaan kecurangan yang muncul diusut dan dibuktikan. Baginya, kecurangan yang terjadi tidak boleh didiamkan.

"Kami sudah laporkan ribuan kecurangan untuk diusut. Kami tidak diam. Usut dan selesaikan semua kecurangan!" harapnya.***

wwwwww