Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
12 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
3
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
11 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
14 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
14 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
6
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Peristiwa
13 jam yang lalu
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fahri Jemput Jokowi saat Buka Bersama, Bamsoet Berbisik soal 'People Power'

Fahri Jemput Jokowi saat Buka Bersama, Bamsoet Berbisik soal People Power
Senin, 13 Mei 2019 20:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Saat menggelar buka bersama dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), di kediaman Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Fahri Hamzah tiba-tiba menjemput langsung sang Presiden.

Presiden Jokowi tiba di rumah dinas Bamsoet pukul 17.20 WIB,Senin (13/5/2019), dengan mengenakan kemeja koko warna putih dan peci hitam. Fahri Hamzah yang selama ini dikenal paling kritis dalam mengkritik Presiden justeru ikut menjemput dan mendampingi masuk ke dalam rumah dinas Bamsoet.

Dihadapan Jokowi-JK, Menteri, elite politik, duta besar dan tokoh yang hadir, Ketua DPR Bamsoet dalam pidatonya justru menyindir soal 'people power'.

Menurut Ketua DPP Partai Golkar ini, sikap tersebut tak seharusnya direncakan. "Tak ada urgency'nya melakukan itu, karena Pemilu berjalan damai," ucap Bamsoet.

Bamsoet juga meminta masyarakat tidak terpancing wacana 'people power' atau revolusi pasca-pelaksanaan Pemilu 2019. "Kita memiliki tanggung jawab yang sama agar Indonesia tetap kondusif, kendati ruang publik masih bising karena dijejali isu-isu tentang hasil Pemilu 2019," ungkap Bamsoet.

Dia menyarankan agar sesama anak bangsa mendorong semua lapisan masyarakat untuk tetap fokus pada kegiatan ibadah puasa Ramadhan dan melakukan persiapan menyongsong Idul Fitri.

Bamsoet menilai, Polri dan TNI yang terus memobilisasi aparat keamanan dan melakukan langkah persuasif terkait 'people power' menjadi bukti bahwa keamanan nasional dan ketertiban umum terjaga. "Isu atau wacana tentang 'people power' dan revolusi telah direspons dengan bijaksana dan terukur oleh Polri," papar Bamsoet.

Bamsoet lantas memberi contoh upaya pemerintah membentuk tim untuk mengkaji aspek hukum dari ucapan atau pernyataan sejumlah pihak demi mencegah terjadinya perpecahan bangsa.

"Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk cemas atau khawatir karena kebisingan yang timbul karena isu-isu seputar hasil Pemilu 2019 diyakini tidak akan menjerumuskan negara ini dalam situasi tidak kondusif," tandas Bamsoet.

Diketahui, para tamu undangan yang hadir dikediaman Bamsoet adalab Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar dan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menlu Retno LP Marsudi, Jaksa Agung M Prasetyo Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa, Sekjen PPP Asrul Sani, Sekjen NasDem Johny G Plate, dan lainnya.

Hadir juga para Wakil Ketua DPR RI seperti Agus Hermanto, Fahri Hamzah dan Utut Adianto.***


wwwwww