PDIP Sebut Tidak Ada Lagi Celah Hukum untuk Jegal Kemenangan Jokowi

PDIP Sebut Tidak Ada Lagi Celah Hukum untuk Jegal Kemenangan Jokowi
Jum'at, 28 Juni 2019 10:25 WIB
JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi dengan rasa kecewa. Tetapi menerima apa yang telah ditetapkan oleh MK. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memberikan apresiasi sikap Prabowo yang menerima hasil MK.

"Ya itu seperti kami perkirakan sebelumnya. Karena kami percaya dengan sikap kenegarawanan dari Pak Prabowo. Sehingga dengan perkataan Pak Prabowo tersebut, percaya dengan Mahkamah Konstitusi, merupakan hal yang sesuai dengan watak pemimpin yang percaya kepada jalan konstitusional itu. Dengan demikian, kami memberikan apresiasi dengan sikap-sikap positif tersebut," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (28/6).

Soal adanya keinginan untuk mencari celah hukum terhadap kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Hasto mengatakan sudah tak ada lagi cara lain.

"Kalau kita melihat seluruh upaya hukum, baik melalui Bawaslu, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Konstitusi, semua sudah dilakukan. Dengan demikian, tidak ada lagi celah hukum terkait hal tersebut," jelas Hasto.

Sebelumnya, Prabowo dan koalisinya menerima dengan legawa hasil putusan MK tersebut.

"Sangat mengecewakan bagi kami dan Prabowo-Sandi seusai kesepakatan kami akan tetap patuh dan mengikuti jalur konstitusional yaitu UUD '45 dan sistem perundangan yang berlaku di negara kita," kata Prabowo.

Prabowo berterima kasih kepada seluruh para pendukungnya yang sudah bertarung dengan ikhlas dalam Pilpres 2019. Sekali lagi, dia menekankan, sangat menghormati keputusan MK itu.

"Maka dengan ini kami menyatakan kami menghormati hasil keputusan MK tersebut," jelas Prabowo lagi.

Prabowo akan segera berkonsultasi kepada para penasihat hukum atas putusan MK tersebut. Para pimpinan koalisi juga akan bermusyawarah menentukan sikap politik ke depan usai putusan MK tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

       
        Loading...    
           
wwwwww