Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

KPK: Anggota DPR/DPRD Masih Jadi Pelaku Korupsi Terbanyak 2014-2019

KPK: Anggota DPR/DPRD Masih Jadi Pelaku Korupsi Terbanyak 2014-2019
Senin, 01 Juli 2019 17:13 WIB
JAKARTA - KPK memaparkan laporan kerja periode 2014-2019 dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR. KPK menyebut sua-menyuap menjadi modus korupsi terbesar.

"Kalau kita melihat modus perkara yang terjadi suap-menyuap masih menjadi modus terbesar disusul modus pengadaan barang dan jasa di urutan kedua," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, dalam pemaparannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Lalu, untuk pelaku korupsi terbanyak, Saut mengatakan masih dari kalangan anggota legislatif. Terutama di kalangan DPR dan DPRD.

"Sedang mengenai komposisi sampai dari tahun 2015 sampai 2019 mengenai komposisi pelaku sampai dengan Juni 2019 komposisi pelaku tikipor ditangani KPK sebagaimana di gambar dimana anggota DPR dan DPRD masih jadi pelaku tipikor terbanyak," ucapnya.

Kemudian, sebaran wilayah peristiwa korupsi terbanyak terjadi di Pulau Jawa. Sama seperti di periode sebelumnya, Pulau Jawa masih menjadi tempat terbesar praktik korupsi.

"Kemudian dari sisi wilayah sebaran wilayah sebagai lokusnya sebagaimana diketahui menyebar dari 2015-2019 tunjukkan gambar Pulau Jawa masing-masing menjadi lokus terbesar praktik tipikor di antara Sulawesi, Bali, Malaysia Jawa, Maluku, Sumatera, Kalimantan, dan kepulauan kecil," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww