Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Dukung Airlangga, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Tanggapan Bamsoet

Tak Dukung Airlangga, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Tanggapan Bamsoet
Sabtu, 06 Juli 2019 21:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Golkar mencopot Toto Sunanto dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Cirebon. Pemecatan itu terkait dukungan Toto ke Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang maju sebagai calon Ketua Umum dalam Munas Golkar 2019.

Bamsoet menilai pemecatan terhadap Toto Sunanto berlebihan. Pemberhentian tersebut akan memberikan contoh demokrasi yang tidak baik dalam tubuh partai.

"Iya itu yang kami sesalkan dan kami meminta praktik-praktik seperti itu dihentikan. Tidak bagus dan tidak memberikan contoh yang baik bagi Partai Golkar ke depan," ujar Bamsoet di Jakarta, Sabtu malam (06/07/2019).

Pemberian dukungan kepada salah satu calon dalam munas, menurut Bendahara Umum Partai Golkar periode 2014-2016 ini, merupakan hal yang wajar. Dukung mendukung merupakan realitas politik dalam munas yang harus diterima sebagai bentuk kedewasaan dalam demokrasi.

"Karena kalau kita mendukung demokrasi, maka apa pun yang daerah lakukan untuk soal dukung mendukung itu diterima saja sebagai suatu realitas. Itu kan bagian dari demokrasi, jadi enggak perlu ada yang ditakutin," tutur Bamsoet.

Adanya infornasi yang mengatakan Toto Sunanto dipecat karena adanya dorongan dari bawah, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengaku alasan tersebut agak ganjil. Jika benar terjadi dorongan dari bawah, seharusnya dilakukan sejak jauh hari sebelum dukung mendukung dimulai.

"Kalau itu sih sudahlah kita bisa cek di bawah benar enggak suara dari bawah itu. Kalau soal itu benar, berarti bisa mengefek ke pusat juga karena semua daerah menginginkan pembaharuan. Saat ini sudah banyak daerah yang menginginkan dilaksanakan Munas," pungkas Bamsoet.***

wwwwww