Tak Dukung Airlangga, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Tanggapan Bamsoet

Tak Dukung Airlangga, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Tanggapan Bamsoet
Sabtu, 06 Juli 2019 21:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Golkar mencopot Toto Sunanto dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Cirebon. Pemecatan itu terkait dukungan Toto ke Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang maju sebagai calon Ketua Umum dalam Munas Golkar 2019.

Bamsoet menilai pemecatan terhadap Toto Sunanto berlebihan. Pemberhentian tersebut akan memberikan contoh demokrasi yang tidak baik dalam tubuh partai.

"Iya itu yang kami sesalkan dan kami meminta praktik-praktik seperti itu dihentikan. Tidak bagus dan tidak memberikan contoh yang baik bagi Partai Golkar ke depan," ujar Bamsoet di Jakarta, Sabtu malam (06/07/2019).

Pemberian dukungan kepada salah satu calon dalam munas, menurut Bendahara Umum Partai Golkar periode 2014-2016 ini, merupakan hal yang wajar. Dukung mendukung merupakan realitas politik dalam munas yang harus diterima sebagai bentuk kedewasaan dalam demokrasi.

"Karena kalau kita mendukung demokrasi, maka apa pun yang daerah lakukan untuk soal dukung mendukung itu diterima saja sebagai suatu realitas. Itu kan bagian dari demokrasi, jadi enggak perlu ada yang ditakutin," tutur Bamsoet.

Adanya infornasi yang mengatakan Toto Sunanto dipecat karena adanya dorongan dari bawah, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengaku alasan tersebut agak ganjil. Jika benar terjadi dorongan dari bawah, seharusnya dilakukan sejak jauh hari sebelum dukung mendukung dimulai.

"Kalau itu sih sudahlah kita bisa cek di bawah benar enggak suara dari bawah itu. Kalau soal itu benar, berarti bisa mengefek ke pusat juga karena semua daerah menginginkan pembaharuan. Saat ini sudah banyak daerah yang menginginkan dilaksanakan Munas," pungkas Bamsoet.***


wwwwww