Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Fahri Hamzah: InsyaAllah, GARBI Segera Menjadi Partai Politik

Fahri Hamzah: InsyaAllah, GARBI Segera Menjadi Partai Politik
Rabu, 10 Juli 2019 13:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah menyatakan organisasi masyarakat (ormas) yang didirikannya bersama bekas Presiden PKS Anis Matta, yakni Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI), akan segera dideklarasikan menjadi partai politik.

Tujuannya menjadikan ormas berlambang 'bintang dalam meteor' itu supaya ada kritik terhadap arah lama di Indonesia yang beku, kaku dan membosankan seperti sekarang ini.

"InsyaAllah ormas ini (GARBI) akan kita deklarasikan menjadi partai. Jika sudah resmi menjadi partai kelak, akan menjadi kekuatan penyeimbang bagi kekuasaan pemerintah, terutama dalam hal visi pembangunan Indonesia,' cetus Fahri Hamzah dalam yang kini menjabat Wakil Ketua DPR RI dalam diskusi program Indonesia Lawyers Club di tvOne, Selasa malam (9/7/2019).

Menurut Fahri, Indonesia memerlukan tesis-tesis baru dan memfasilitasi pikiran-pikiran baru yang lebih segar sebagai etalase dari sumpeknya cara memahami demokrasi setelah 21 tahun reformasi.

"Sebagaimana semangat reformasi melawan feodalisme, GARBI pun mendeklarasikan menolak sistem-sistem berkarakter feodal dan membangun Indonesia menjadi negara yang demokratis," tegas Anggota DPR dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Ia menilai dalam negara demokrasi, orang tidak hanya bersembunyi menjadi dalang, tapi bisa berbicara terbuka agar publik mengetahuinya.

"Itu arah baru, kenapa saya akan buat partai baru," ujarnya seraya menambahkan bahwa sebagaimana semangat reformasi melawan feodalisme, GARBI pun mendeklarasikan menolak sistem-sistem berkarakter feodal dan membangun Indonesia menjadi negara yang demokratis.

Gagasan untuk menjadikan GARBI sebagai partai disampaikan Anis Matta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Ormas GARBI se Kawan Timur Indonesia di Hotel Harper Makassar, Senin (8/7/2019) baru-baru ii. DIsampaikan bahwa ajang Rakor Ormas GARBI ini menjadi momentum sosialisasi ide dan visi misi GARBI, juga bisa menjadi tolok ukur segera mendeklarasikan diri sebagai partai politik.

Saat itu Anis menyampaikan bahwa dua kali pilpres terakhir, nyaris tidak ada ide-ide kebangsaan yang bisa terealisasi dan memberi pengaruh luas bagi kebangkitan peradaban masyarakat di tanah air. Karenanya, dia menawarkan ide-ide melalui GARBI, yang juga sudah dituangkan dalam bukunya “Gelombang Ketiga Indonesia: Peta Jalan Menuju Masa Depan.”

"Ini adalah gerakan kebangkitan pemikiran. Harus menjadi gerakan politik supaya tidak hanya jadi wacana pemikiran. Sehingga bisa menjadi visi misi negara," tegas Anis Matta.***

wwwwww