Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
10 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Tanggapan Airlangga Soal Pertemuan Bamsoet dengan Jokowi

Ini Tanggapan Airlangga Soal Pertemuan Bamsoet dengan Jokowi
Senin, 15 Juli 2019 20:00 WIB
JAKARTA - Wakorbid Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (15/7). Bambang yang akrab disapa Bamsoet itu berbicara terkait Partai Golkar dengan Jokowi.

Untuk diketahui, nama Bamsoet tengah mencuat sebagai calon ketua umum partai Golkar dalam Munas. Ketua DPR itu menyaingi Airlangga Hartarto yang masih menjadi ketua umum.

Menanggapi pertemuan tersebut, Airlangga terlihat tidak khawatir. Menurutnya, hak Jokowi untuk mengundang siapapun ke Istana.

"Namanya pimpinan, presiden kan bisa panggil siapa saja," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

Terkait sinyal dukungan presiden sebagai ketum Golkar, Airlangga tidak memberikan pernyataan tegas. Dia mengungkapkan, sinyal dukungan ketua umum Golkar oleh Jokowi tergantung arah mata angin.

"Sinyal itu kan harus dilihat 4G atau 5G. Tergantung arah mata angin," jelasnya.

Sedangkan, Bamsoet menjelaskan, dalam pertemuan tersebut hanya membicarakan terkait kondisi partai saat ini dan ke depannya. Serta harapan untuk tetap jadi partai yang bersatu.

"Hanya kita bicara bagaimana Golkar ke depan harus tetap menjadi partai tengah yang bisa menyatukan semua kekuatan yang ada, dan jangan ada lagi lahir partai partai baru dari rahim Golkar," terang Bamsoet usai pertemuan.

Jokowi pun, kata Bamsoet, berpesan agar menjaga persatuan dan kerukunan partai. Agar tidak terpecah dan berkubu-kubu.

"Ya justru pesan beliau partai Golkar harus dijaga betul kekompakannya," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww