Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Bambang Nurdiansyah Akui Madura United Bermain Lebih Baik

Bambang Nurdiansyah Akui Madura United Bermain Lebih Baik
Sabtu, 24 Agustus 2019 23:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PAMEKASAN - Pelatih Klub PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengakui jika Madura United FC bermain lebih bagus dibandingkan dengan tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Kedua tim bertemu pada laga lanjutan pekan ke-16 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Ratu Paelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2019).

Madura United berhasil menang 3-0 atas PSIS Semarang pada pertandingan tersebut. Gol bunuh diri dari Patrick Mota pada menit ke-76 menambah keunggulan Si Sape Kerrab.

"Saya tidak ingin banyak komentar. Saya baru melatih dua minggu, tapi itu bukan alasan. Madura memang bermain jauh lebih bagus dan saya harus akui itu," kata Bambang, Sabtu (24/8).

Memimpin selama dua minggu, Bambang mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan. Bagi pelatih berusia 58 tahun itu, tugas-tugas yang belum terselesaikan, tidak bisa dijadikan alasan ketika timnya bermain buruk.
'
"Saya memang masih banyak PR di sini. Tapi, ini bukan alasan bagi kami untuk tidak bekerja keras. Ke depannya, kami harus bekerja keras lagi," ujar eks pelatih Cilegon United itu.

Setelah pertandingan away melawan Madura United, PSIS masih dinantikan oleh laga away. Hal tersebut tidak jadi soal bagi pria asal Banjarmasin itu.

"Setelah pertandingan melawan Madura, kita masih harus away lagi lawan Arema. Kita istirahat dua hari, kemudian kita berangkat lagi ke Malang. Tapi itu tidak masalah, itu jadi tantangan," ucapnya. ***

wwwwww