Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton

Sejumlah Pejabat PUPR dan Mantan Pimpinan DPRD Kampar Diperiksa KPK

Sejumlah Pejabat PUPR dan Mantan Pimpinan DPRD Kampar Diperiksa KPK
Suasana di depan ruang serba guna Polres Kampar, Riau
Rabu, 04 September 2019 21:26 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Sejumlah pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkab Kampar, Riau dan beberapa mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar, Rabu (4/9/2019) menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung Serba Guna Polres Kampar.

Dugaan sementara, mereka diperiksa terkait korupsi Jembatan Waterfront City (WCF) Bangkinang, Kabupaten Kampar yang diduga merugikan negara sebesar Rp39,2 miliar.

Pantauan GoRiau.com di Mapolres Kampar, mereka yang diperiksa diantaranya mantan Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, mantan Wakil Ketua DPRD Kampar, Sahidin dan Safrizal Rahim yang merupakan mantan Ketua DPRD Kampar periode 2009-2014.

Sementara dari Dinas PUPR Kampar terlihat Muhammad Katim, Adnan dan staf PUPR Kampar, Muhammad Rofi.

Safrizal Rahim saat jeda pemeriksaan menyebut, dirinya diperiksa untuk memberikan keterangan terkait kasus yang membelit ADN. ''Berapa jumlah pertanyaannya tidak saya hitung,'' ucap Safrizal.

Sementara itu Ahmad Fikri menyebut pertanyaan yang diajukan hanya satu. ''Tapi anak-anak pertanyaannya (turunan pertanyaan, red) yang banyak,'' ujar Fikri.

Sahidin masih enggan memberi keterangan kepada wartawan terkait pemeriksaan dirinya. ''Nanti ya. Ini masih belum selesai,'' jawab Sahidin, sambil kembali masuk ruang pemeriksaan.

Sekwan Ramlah disebut-disebut juga akan ikut diperiksa KPK. Namun, Ramlah yang kami konfirmasi terkait kebenaran informasi itu menolak berkomentar. ''No komen,'' jawab Ramlah saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya.

Ramlah menyarankan media untuk menghubungi langsung pihak-pihak terkait pada persoalan ini. Pada pukul 16.03 wib, Katim dan Adnan bersama seorang rekannya mendapat giliran diperiksa. ***

wwwwww