Loading...    
           

Ombudsman Apresiasi Pelayanan Samsat Kota Bekasi

Ombudsman Apresiasi Pelayanan Samsat Kota Bekasi
Kamis, 05 September 2019 14:14 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Ombudsman mengapresiasi atas peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh Samsat Kota Bekasi sehingga masyarakat atau wajib pajak mendapatkan pelayanan terbaik, bebas dari pungli dan mal administrasi.

"Upaya perubahan di Samsat Kota Bekasi sangat kami (Ombudsman) dukung guna memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak yang bebas dari pungli dan mal administrasi," kata Ketua Ombudsman perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho di Samsat Kota Bekasi, Rabu (4/9/2019).

Teguh mengatakan, inspeksi mendadak (Sidak) yang oleh pihaknya sejak pukul 13.00 WIB tersebut dilakukan dalam rangka observasi guna melakukan pemetaan terhadap potensi mal administrasi pelayanan masyarakat.

"Kami lihat perubahannya sangat signifikan, semoga masyarakat merasa puas menikmati pelayanan," bebernya.

Teguh berharap pelayanan publik di Samsat Kota Bekasi dapat terus ditingkatkan. "Tingkatkan pelayanan dan pengawasan internal sehingga tercipta zona integritas," tutupnya.

Sementara itu, Kanit Samsat Kota Bekasi ajun Komisaris Polisi (AKP) Danny Rimawan mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui jika siang itu akan disidak oleh tim Ombudsman.

"Namanya Sidak ya kita tidak tau jika tim (Ombudsman) akan datang. Meski demikian kami tetap menerapkan standardisasi pelayanan publik Polri, dari pintu gerbang telah disediakan kanopi, papan penunjuk area parkir, denah lokasi pelayanan, papan acrilic dan himbauan pelayanan bebas calo. Intinya secara teknis sudah kita lakukan pembenahan," beber Danny.

Bukan hanya di luar, Sidak juga dilakukan di dalam gedung serta tak lupa berinteraksi dengan masyarakat atau wajib pajak. "Dalam gedung kita turut memasang persyaratan mekanisme dalam bentuk one way pada tempat pengambilan formulir, loket progresif, yanduan dan loket layanan," pungkas Danny.

Danny melanjutkan, di pelayanan cek fisik tampak Teguh memberikan apresiasi atas kenyamanan di ruang tunggu dan penempatan spanduk yang gampang dilihat oleh pemohon. "Ruang yang nyaman membuat rekan-rekan dari Ombudsman terkhusus pak Teguh Nugroho, di lokasi ini layanan tidak dipungut biaya alias gratis," ujarnya.

Danny menambahkan, untuk layanan foto copy harga yang diterapkan sesuai harga pasaran. "Biaya foto copy sesuai harga luaran, Rp 500 dua lembar, itu juga dilakukan uji petik oleh tim (Ombudsman)," tukasnya.

Diakhir pengecekan, Danny menjelaskan untuk menghindari penumpukan didalam gedung pihaknya telah menyiapkan ruang khusus bagi pengantar atau sanak saudara yang ikut serta. "Yang akan mengurus diberikan tanda pengenal, untuk yang antar dipersilahkan menuju ke ruang tunggu," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww