Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
11 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Korban Demo Rusuh di DPR, Akbar Alamsyah Dikebumikan Hari Ini

Korban Demo Rusuh di DPR, Akbar Alamsyah Dikebumikan Hari Ini
Jum'at, 11 Oktober 2019 16:01 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Jenazah Akbar Alamsyah, korban demo ricuh di gedung DPR pada Rabu 25 September 2019, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) belakang Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Isak tangis mewarnai prosesi pemakaman yang dihadiri Ayak dan Kakak almarhum Akbar, Ustadz, serta masyarakat setempat.

Kabar meninggalnya Akbar mulanya diinfokan oleh sang kakak, Fitri Rahmayani. Akbar berada di sekitar gedung DPR saat demo berujung rusuh selepas magrib. Setelah Akbar tak kunjung pulang, keluarga mendapatkan Akbar dalam kondisi luka parah di RS Polri.

Keluarga menyebut kepala Akbar bengkak dan wajahnya tak bisa dikenali. Akbar lalu dirujuk ke RSPAD dan dirawat dalam keadaan koma sejak saat itu. Tempurung kepala Akbar disebut hancur dan ginjalnya bermasalah.

Polri mengatakan Akbar jatuh dari pagar, bukan mengalami penganiayaan.

"Kalau Akbar, untuk yang Akbar ya, dia itu jatuh dari pagar Pulau Dua, kepala duluan yang kena," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi detikcom, Senin (7/10).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww